Pertandingan Arema-Persiwa Rusuh

  • Berita
  • 0
  • 17 Jan 2008 00:20

080116dbola-rusuh.jpg

Liputan6.com, Kediri: Pertandingan delapan besar Liga Indonesia antara Arema Malang melawan Persiwa, Wamena, di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Rabu (16/1), diwarnai kerusuhan. Keributan terjadi pada menit ke-75 saat suporter Arema masuk ke lapangan dan memukul hakim garis Suparman. Aksi tersebut memancing ribuan Aremania turun ke lapangan.

Suasana semakin memanas saat sekelompok pendukung Arema mencari wasit, namun petugas keburu memblokade jalan. Kecewa karena dilarang, pendukung fanatik Arema menyerang petugas dan merusak tiang gawang serta papan reklame. Merasa kurang puas, mereka kemudian membakar bangku cadangan dan bendera PSSI. Aksi anarkis itu dapat diantisipasi setelah polisi melakukan pendekatan persuasif. Agar kerusuhan tidak semakin meluas polisi menggiring suporter Arema keluar dari stadion.

Kerusuhan ini dipicu kekecewaan Aremania terhadap wasit karena dua gol kesebelasan kesayanganya tidak disahkan wasit Jajat Sudrajat. Keributan sebenarnya sudah terasa sejak babak pertama. Pada menit ke 36 asisten wasit Yuli Suratno dipukul oleh suporter Arema hingga pingsan sehingga harus ditandu keluar oleh petugas medis.

Akibat kejadian ini, pertandingan sempat terhenti sekitar 15 menit. Namun, akhirnya pertandingan tak dilanjutkan dalam kedudukan 2-1 untuk Persiwa Wamena. Berkaitan dengan insiden tersebut, Badan Liga Indonesia mencabut pelaksanaan semua pertandingan yang dimainkan di Stadion Brawijaya karena prasarananya rusak.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)