Berita Terpopuler
Jakarta Sananta Pecundangi Bantul Yuso
Yoseph Ha El
Pertandingan antara Jakarta Sananta melawan Bantul Yuso Gunadarma.
| Proliga 2010
Liputan6.com, Sleman: Jakarta Sananta mencuri kemenangan atas tuan rumah Bantul Yuso Gunadarman dalam pertandingan seri kedua putaran pertama Sampoerna Hijau Proliga 2010 yang digelar di GOR Pangukan, Sleman, Yogyakarta, Ahad (7/3) petang. Yuso dibuat tak berkutik dengan irama permainan yang dikembangkan Sananta sehingga pertandingan berlangsung berat sebelah.
Di set pertama dan kedua, Yuso sama sekali tidak dapat menyamakan kedudukan. Yuso kalah 25-20 dan 25-21. Kesempatan untuk membalik keadaan baru tercipta pada pertengahan set ketiga saat pemain Yuso mampu menyamakan kedudukan menjadi 15-15 setelah tertinggal 15-12. Yuso menutup set ketiga dengan angka 22-25. Namun, tim tamu kembali merebut set keempat dan menang 25-21.
Manajer Yuso Putut Marheanto mengatakan, timnya bermain semangat namun terburu-buru sehingga kurang bisa mengontrol pertandingan. Selain itu, penerimaan bola pertama juga buruk sehingga taak mampu mengembangkan serangan. "Banyak peluang bagus yang justru disia-siakan anak-anak. Semangat itu memang perlu, tapi juga harus diimbangi dengan menjaga irama permainan," kata Putut.
Ia berharap pemain bisa belajar dari kekalahan tersebut setelah pada pertandingan sebelumnya memetik kemenangan 3-2 atas Jakarta BNI 46. "Kekalahan ini bukan karena faktor fisik dan terbuai oleh kemenangan sebelumnya," ucap Putut.
Sementara itu Asisten Pelatih Jakarta Sananta Ade Kelana Nur mengaku kaget dengan Yuso, "Kami justru kaget. Tapi secara tim Jakarta Sananta juga bermain luar biasa meski mendapat tekanan dari penonton," kata Ade. Sedangkan Kapten Jakarta Sananta Joko Murdianto menilai kunci kemenangan timnya adalah dari blok serta serve yang baik sehingga bisa membangun serangan dengan baik.(BOG/Ant)
Di set pertama dan kedua, Yuso sama sekali tidak dapat menyamakan kedudukan. Yuso kalah 25-20 dan 25-21. Kesempatan untuk membalik keadaan baru tercipta pada pertengahan set ketiga saat pemain Yuso mampu menyamakan kedudukan menjadi 15-15 setelah tertinggal 15-12. Yuso menutup set ketiga dengan angka 22-25. Namun, tim tamu kembali merebut set keempat dan menang 25-21.
Manajer Yuso Putut Marheanto mengatakan, timnya bermain semangat namun terburu-buru sehingga kurang bisa mengontrol pertandingan. Selain itu, penerimaan bola pertama juga buruk sehingga taak mampu mengembangkan serangan. "Banyak peluang bagus yang justru disia-siakan anak-anak. Semangat itu memang perlu, tapi juga harus diimbangi dengan menjaga irama permainan," kata Putut.
Ia berharap pemain bisa belajar dari kekalahan tersebut setelah pada pertandingan sebelumnya memetik kemenangan 3-2 atas Jakarta BNI 46. "Kekalahan ini bukan karena faktor fisik dan terbuai oleh kemenangan sebelumnya," ucap Putut.
Sementara itu Asisten Pelatih Jakarta Sananta Ade Kelana Nur mengaku kaget dengan Yuso, "Kami justru kaget. Tapi secara tim Jakarta Sananta juga bermain luar biasa meski mendapat tekanan dari penonton," kata Ade. Sedangkan Kapten Jakarta Sananta Joko Murdianto menilai kunci kemenangan timnya adalah dari blok serta serve yang baik sehingga bisa membangun serangan dengan baik.(BOG/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
