Bekuk Sananta, Bank Sumsel Juara Proliga

  • Berita
  • 0
  • 22 Mei 2011 20:55

110522cbabel-sananta.jpg
Liputan6.com, Jakarta: Putra Palembang Bank Sumsel Babel menjadi yang terjadi dalam Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011. Di final yang digelar di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (22/5) petang, tim besutan Mashudi ini mengalahkan Jakarta Sananta.

Di set pertama, Sananta langsung tampil menekan lewat dua pemain asingnya, Danilo dan Hernandes, serta Koko Prasetyo. Set pertama dimenangkan Sananta 25-16.

Tertinggal 0-1, Mashudi meminta pemainnya agar bermain lebih sabar dan jangan terlalu emosi. Ia juga meminta libero Sutono dan Khasoni untuk selalu siap di posisi lima guna mengantisipasi smes-smes keras Danilo serta Hernandes.

Strategi ini berjalan baik. Brian Alfianto mampu mengimbangi permainan Sananta di set kedua. Tak hanya itu, Bank Sumsel turut diuntungkan dengan cederanya Koko Prasetyo. Engkel pemain voli pantai timnas Indonesia ini cedera akibat menginjak kaki Agung Seganti saat mencoba memblok smes.

Cedera Koko saat kedudukan 4-4 sangat menguntungkan Bank Sumsel. Terbukti, tim dari luar Pulau Jawa ini dengan mudah meraih angka demi angka dan memenangi set kedua dengan angka 25-19.

Situasi serupa juga terjadi di set ketiga. Sananta tidak bisa keluar dari tekanan. Smes-smes keras Danilo dan Hernandes mampu diblok dan dikembalikan pemain-pemain Bank Sumsel. Sananta kembali kalah 15-25.

Tertinggal 1-2, pelatih Sananta, Syaifullah, mengganti Riviansyah dengan Kukuh. Penggantian ini cukup berpengaruh terhadap permainan Sananta. Apalagi, pemain Bank Sumsel ingin buru-buru menyelesaikan pertandingan hingga kerap melakukan kesalahan. Sananta pun memaksa Bank Sumsel memainkan set kelima setelah memenangkan set keempat dengan skor 25-20.

Di set penentuan, Brian Alfianto dan kawan-kawan kembali bermain seperti pada set kedua serta ketiga. Mereka mampu membaca serangan Sananta dan bertahan dengan baik. Meski Sananta bisa memperkecil skor 11-12, Bank Sumsel akhirnya memenangkan set kelima dengan angka 15-11.

Ini merupakan gelar juara pertama Bank Sumsel sejak satu-satunya tim dari luar Jawa ini tampil di Proliga mulai 2009. "Saya ingin membuat tulisan dengan tinta emas di Bank Sumsel. Perjuangan kami membuahkan hasil," kata Mashudi, pelatih Bank Sumsel. Kemenangan ini kian lengkap karena Igor terpilih sebagai pemain terbaik.

Sementara Syaifullah, pelatih Sananta, mengakui timnya kehilangan kekuatan dengan cederanya Koko. Hal ini diamini Mashudi. "Dengan cederanya Koko, kami sangat diuntungkan karena serangan jump serve Sananta tinggal hanya Hernandes.

Atas kemenangan ini, Bank Sumsel berhak atas hadiah Rp 175 juta. Sementara Sananta mendapat Rp 100 juta. Surabaya Samator yang ada di posisi ketiga berhak atas Rp Rp 75 juta dan Jakarta Electric PLN Rp 50 juta.(BOG)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment