Rudi Hartono: Ini Tamparan untuk Indonesia

  • Berita
  • 0
  • 24 Mei 2012 16:11

120524cthomas.jpg
Liputan6.com, Jakarta: Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia gagal masuk semi final Piala Thomas. Demikian dikatakan maestro bulutangkis dunia Rudi Hartono di Jakarta, Kamis (24/5).

"Kegagalan itu menjadi tamparan untuk membenahi sistem pembinaan bulu tangkis di Tanah Air," tegas juara All England delapan kali itu.

Indonesia sempat berjaya pada 1958 silam ketika Piala Thomas kali pertama digelar di Malaysia. Indonesia yang dimotori Tan Joe Hok berhasil meraih piala yang menjadi lambang supremasi bulutangkis beregu putra itu.

Dalam perjalanan sejarah, Indonesia juga tidak pernah kehabisan bibit unggul. Setelah Tan Joe Hok, Indonesia terus melahirkan bintang seperti Rudi Hartono, Liem Swi King, atau Icuk Sugiarto. Indonesia meraih 13 kali Piala Thomas sejak kejuaraan yang digagas Sir George Alan Thomas itu digelar.

Indonesia pernah mencatatkan sejarah sebagai negara ketiga yang berhasil menyandingkan Piala Thomas dan Piala Uber pada 1975, setelah Amerika Serikat dan Jepang. Pada 1994 dan 1996, Indonesia kembali unggul di Piala Thomas.

Tercatat, Indonesia terakhir kali meraih Piala Thomas pada 2002 lalu. Tahun ini, Indonesia dianggap benar-benar terpuruk di ajang Piala Thomas yang digelar di Wuhan, Cina. Indonesia harus bertekuk lutut di hadapan Jepang dengan 2-3. (APY/SHA)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment