Susi Susanti: Saatnya Semua Introspeksi

on May 28, 2012 at 19:43 WIB

Liputan6.com, Jakarta: Mantan atlet bulutangkis nasional, Susi Susanti menyampaikan keprihatinan atas kekalahan tim bulutangkis Indonesia baik di ajang Piala Thomas maupun Uber. Karena itu ia meminta Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia, pelatih, dan pemain untuk introspeksi.

"Yang pasti ini harus introspeksi, pengurus, pelatih, dan pemain. Karena menyedihkan di Thomas sudah gagal. Nomor dua saja sudah tertinggal, ini sampai delapan besar, dalam sejarah tim Jepang belum pernah mengalahkan tim kita," ujar Susi dalam jumpa persnya di Hotel Atlit Century, Jakarta, Senin (28/5).

Menurutnya, kekalahan ini sangat memukul perbulutangkisan nasional yang selama ini selalu berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Kami semua sedih dengan kekalahan ini. Dalam sejarah bulu tangkis Indonesia, belum pernah tim Thomas kalah dari Jepang," tegasnya lagi.

Kendati demikian, Susi menyadari tim bulutangkis Indonesia sudah berupaya maksimal untuk memenangkan pertandingan. Namun, Susi menilai, dalam pertandingan perebutan Thomas maupun Uber tidak ada kekompakan. Padahal dalam sebuah pertandingan, dukungan dan motivasi dari pelatih maupun pengurus sangat penting.

"Dalam sebuah tim harusnya menjadi satu kesatuan, karena di dalam lapangan, pemain juga merasa tidak sendiri di sana, ada pelatih dan sebagainya. Bagaimana mereka bisa memajukan satu sama lainya," pungkasnya.(ADO)
Suka artikel ini?

0 Comments