Ketua PBSI: Saya Minta Maaf

  • Berita
  • 0
  • 05 Jun 2012 08:36
Liputan6.com, Jakarta: Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso menyampaikan permintaan maaf atas keterpurukan prestasi bulutangkis Indonesia terutama kegagalan tim Thomas dan Uber beberapa waktu lalu. "Sebagaimana yang kita ketahui ada hingar-bingar tentang keterpurukan prestasi bulutangkis dan kegagalan Thomas-Uber. Untuk itu semua, sayalah yang paling bertanggung jawab, saya minta maaf," kata Djoko di Jakarta, baru-baru ini.

Djoko menyampaikan permintaan maafnya itu dalam acara pertemuan antara Pengurus PBSI dan "Mantan Atlet/Atlet Bulu Tangkis Nasional Lintas Generasi" yang pekan lalu mengajukan petisi. Menanggapai petisi yang diserahkan pada hari Kamis lalu itu, Djoko mengatakan, "Kita sudah pelajari, kita berterimakasih kepada mantan-mantan atlet."

Djoko menambahkan petisi yang berisi pernyataan keprihatinan dan imbauan itu sebagai masukan berharga bagi PBSI untuk evaluasi dan melakukan perbaikan pada masa yang akan datang. Namun, dia menyayangkan cara yang ditempuh dalam menyampaikan petisi itu. "Saya sarankan seyogianya, cara-caranya kalau menurut saya datang saja ke sini, kita diskusi. Tidak menggunakan cara-cara politik seperti yang terjadi dengan membuat deklarasi. Mari menggunakan cara-cara olahraga yang penuh sportivitas," katanya.

Kamis pekan lalu, perwakilan dari gerakan mantan atlet antara lain Joko Suprianto, Ivana Lie, dan Imelda Wiguna menyerahkan petisi yang disambut oleh Wakil Ketua Umum II PB PBSI, I Gusti Made Oka, di Pelatnas Cipayung. Petisi itu berisi tujuh poin kritik dan imbauan kepada PBSI atas keprihatinan mereka atas kegagalan tim Thomas-Uber di Wuhan, Cina.(ANT/JUM)
Comments 0
Sign in to post a comment