Djokovic dan Tsonga Menantikan Sejarah

  • Berita
  • 0
  • 05 Jun 2012 08:40

120604atenis.jpg
Liputan6.com, Paris: Benak petenis Novak Djokovic dan Jo-Wilfried Tsonga akan diisi dengan bayangan menorehkan sejarah ketika keduanya bertemu di perempat final Prancis Terbuka. Kedua petenis ini telah bertemu 10 kali dan masing-masing memiliki catatan 5-5.

Menyusul kemenangannya di London, New Tork, dan Melbourne, Djokovic yang berasal dari Serbia itu hanya terpisah tiga kemenangan dari menjadi petenis ketiga dalam sejarah tenis yang menjuarai empat gelar Grand Slam dalam semusim.

Sementara Tsonga berupaya menjadi petenis tunggal putra Prancis pertama yang menjadi juara di Roland Garros dalam kurun waktu 29 tahun, sejak Yannick Noah mengalahkan mats Wilander pada final 1983. Tsonga mengaku tekanan lebih besar dirasakan oleh Djokovic.

"Saya pikir akan lebih sulit baginya, sebab ia perlu menang," ucapnya. "Saya, saat ini, Anda tahu, saya melakukan hasil terbaik untuk saat ini, maka bagi saya, semuanya positif sekarang," kata petenis tuan rumah ini.

Namun demikian Tsonga mengaku Djokovic penampilan Djokovic berbeda dengan tahun lalu. "Saat itu (sebelum 2011) ia tidak sebagus sekarang. Ia masih muda. Ia masih sangat muda. Saya dua tahun lebih tua daripada dia," katanya.

Pertandingan perempat final lainnya akan mempertemukan unggulan ketiga, Roger Federer, melawan unggulan kesembilan, Juan Martin del Potro. Dua petenis inimemiliki memori dari pertandingan semifinal 2009, ketika bintang Swiss tersebut menang melalui pertarungan lima set yang menegangkan.(ANT/JUM)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment