TNI Kerja Keras Mempopulerkan Yongmoodo

  • Berita
  • 0
  • 23 Sep 2012 18:19

yongmodo-120921.jpg

Dua prajutit TNI dari Yonif 400/Rider melakukan demonstrasi beladiri militer Yongmoodo, pada pembukaan Pemusatan Latihan Yongmoodo untuk persiapan kejuaraan Piala Kasad, di Markas Yonif 400/Rider Semarang, Jateng, Rabu (5/9). FOTO ANTARA/R.Rekotomo/Koz/am

Liputan6.com, Palembang: Beladiri Yongmoodo masih terbilang baru di Indonesia yaitu berdiri pada tahun 2008. Meski terbilang anyar, beladiri tangan kosong ini cukup digemari dan memiliki banyak pengikut terutama di kalangan anggota TNI. Pasalnya beladiri asal Korea Selatan ini wajib diikuti oleh tentara baik putra dan putri.

"Kemampuan beladiri harus dimiliki setiap prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas di kesatuan," kata Panglima Kodam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Nugroho Widyotomo usai dilantik menjadi Ketua Pengurus Federasi Yongmoodo Daerah Sumatra Selatan, Ahad (23/9) siang. May Jend Widyotomo dilantik langsung oleh Ketua Federasi Yongmoodo Indonesia Let Jend Nurmantyo dan disaksikan juga Presiden Asosiasi Yongmoodo Internaional Kim Byung Chun.

Nugroho Widyotomo berharap kalau beladiri ini tak hanya untuk kalangan anggota TNI tapi juga masyarakat umum. Yongmoodo akan menjadi populer seperti Silat atau Taekwondo apabila semua pengurus bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh. "Perlu kerja keras pengurus untuk mengenalkan Yongmoodo," katanya.

Pihaknya juga optimistis Yongmoodo bakal berkembang dengan cepat di Indonesia. Bahkan segera menjadi salah satu ajang yang diperlombakan di pekan olahraga nasional dan juga SEA Games. Tentunya mimpi ini akan terwujud jika pengurus federasi yongmoodo hadir di semua daerah di tanah air dan menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia.(JUM)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment