Liputan6.com, Jakarta - Asa Bayern Munchen untuk melaju ke babak final Liga Champions musim 2025/2026 harus pupus. Raksasa Jerman tersebut dipastikan tersingkir di babak semifinal setelah takluk dari Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan yang berlangsung Rabu, 6 Mei 2026.
Pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Bayern Munchen hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSG. Hasil ini membuat mereka kalah secara agregat dengan skor total 5-6, mengakhiri perjalanan Bayern di kompetisi tertinggi antarklub Eropa musim ini.
Advertisement
Namun, di balik kegagalan tim, penyerang andalan mereka, Harry Kane, berhasil menorehkan catatan sejarah. Kane sukses mengukir rekor pribadi yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu striker paling produktif di Liga Champions.
Langkah Terhenti di Semifinal: Bayern Munchen Takluk dari PSG
FC Bayern Munchen dipastikan gagal melaju ke babak final Liga Champions setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua semifinal yang berlangsung Rabu, 6 Mei 2026, di Allianz Arena. Hasil imbang tersebut membuat raksasa Jerman itu kalah secara agregat dengan skor total 5-6. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri harapan mereka untuk meraih trofi kompetisi tertinggi antarklub Eropa musim ini.
Harry Kane sempat menghidupkan harapan melalui gol penyeimbang pada masa tambahan waktu setelah menerima umpan dari Alphonso Davies. Sayangnya, gol tersebut datang terlambat untuk membalikkan keadaan bagi skuat asuhan Vincent Kompany. Gol di menit ke-90+4 itu memang menghindarkan Bayern Munchen kalah di depan para pendukungnya, namun tidak cukup membawa mereka melangkah ke final Liga Champions.
PSG, yang berhasil lolos ke final dengan agregat kemenangan 6-5, kini memiliki kans untuk menyabet gelar juara dua musim berturut-turut. Keberhasilan ini membawa raksasa Prancis tersebut menuju Puskas Arena, Budapest, untuk mewujudkan impian back to back juara.
Harry Kane Ukir Sejarah: Lampaui Rekor Steven Gerrard
Meskipun Bayern Munchen gagal melaju ke final, Harry Kane berhasil mencetak rekor pribadi yang mengukir namanya dalam sejarah Liga Champions. Pencapaian ini menjadi sorotan di tengah kekecewaan tim. Kane menunjukkan performa individu yang luar biasa sepanjang kompetisi.
Squawka mengungkapkan Harry Kane telah menjalani kampanye yang luar biasa di Liga Champions, tapi tak cukup untuk melangkah ke final.
"Ia mencetak rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions yang dicetak oleh pemain Inggris dan mencetak gol di setiap laga dalam tujuh pertandingan di kompetisi Eropa tersebut," tulis Squawka.
"Ia menjadi pemain Bayern Munchen pertama yang mencetak gol dalam enam laga berturut-turut di fase knockout Liga Champions," lanjutnya.
Harry Kane mencetak gol dalam enam laga fase grup, yaitu ke gawang Inter Milan, Atalanta, dua pertandingan kontra Real Madrid di perempat final, dan dua pertandingan kontra PSG di semifinal.