Exco PSSI Bicara Kans Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Pede Lawan Jepang, Qatar, Thailand?

PSSI tetap optimis Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski masuk grup berat.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 12 Mei 2026, 11:00 WIB
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga memberikan keterangan saat acara Refleksi 93 Tahun PSSI di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Senin (17/04/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menanggapi hasil drawing Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Ia berbicara soal peluang dan kans skuad Garuda menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di fase grup.

Timnas Indonesia telah dipastikan di Grup F Piala Asia 2027, berdasarkan hasil drawing yang digelar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) malam waktu setempat. Jay Idzes dan kolega akan berhadapan dengan tiga tim kuat, Jepang, Qatar, dan Thailand.

Garuda jadi tim dengan ranking FIFA terendah dalam grup tersebut dengan menempati urutan ke-122. Bahkan jaraknya cukup jauh dan ketiga calon lawan Garuda punya level yang lebih baik.

Jepang adalah tim dengan ranking FIFA tertinggi dengan berada di urutan ke-18. Kemudian Qatar duduk di posisi ke-55 tim tertinggi di pot 2 sekaligus juara bertahan Piala Asia edisi 2024, serta Thailand (93) sebagai tim tertinggi kedua di pot 3 dan dikenal jagoan ASEAN.

"Menggairahkan ya. Lawannya langsung yang kuat banget ya," kata Arya Sinulingga ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/5).

Awalnya Berat

Pemain Timnas Thailand, Suphanan Bureerat (depan) berebut bola dengan pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung digelar pada 7 Januari-5 Februari 2027. Timnas Indonesia akan memulai perjalannya dengan menantang Jepang pada 11 Januari 2026. Setelah itu, Garuda menantang Qatar pada 16 Januari 2026, dan terakhir akan meladeni perlawanan Thailand pada empat hari berselang.

"Kalau bisa mengimbangi dan bisa cari peluang poin dan sebagainya bisa masuk grup itunya kan lebih enak nanti," tutur Arya.

"Targetnya mungkin bisa ini lebih (tercapai), awalnya berat tapi kan bisa tercapai kan target yang kita bikin itu ya kan mudah-mudahan sih," tambahnya.

 

Pantang Takut Lawan Jepang

Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra (tengah), berupaya melewati adangan pemain Jepang, Kota Takai, pada laga pemungkas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Panasonic Stadium Suita, Osaka, Selasa (10/6/2025) sore WIB. (Shohei Miyano/Kyodo News via AP)

Di antara tiga calon lawan yang akan dihadapi, Jepang adalah tim terkuat. Timnas Indonesia bahkan sudah beberapa kali merasakan betapa tangguhnya Samurai Biru.

Paling segar adalah pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di mana Garuda kalah dua kali masing-masing dengan skor 0-4 dan 0-6. Tapi Arya tak takut karena pelatih John Herdman optimis.

"Coach John juga oke dia optimis. Selama pelatihnya optimis kita seneng aja. Dia santai aja, jadi kita kalau pelatihnya santai aja nggak ada cari-cari alasan untuk ini itu gitu, oke bagus sih," jelas Arya.

Fase Grup Krusial

Lebih jauh Arya mengatakan bahwa fase grup bisa jadi penentu nasib Timnas Indonesia. Jika mampu melewati grup F, maka kans Garuda untuk berbicara banyak makin besar. 

"Kalau kita lolos di grup kayaknya lebih mudah karena yang berat-berat udah ada di grupnya. Jadi kalau dia bisa mengatasi di grup, ya oke," katanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya