Liputan6.com, Jakarta - Manchester City dikabarkan segera memasuki era baru setelah Pep Guardiola disebut akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026. Nama Enzo Maresca kini muncul sebagai kandidat terkuat pengganti pelatih asal Spanyol tersebut.
Kabar ini langsung menjadi perhatian besar publik sepak bola Eropa. Sebab, Guardiola akan mengakhiri salah satu periode kepelatihan paling sukses dalam sejarah Premier League bersama The Citizens.
Advertisement
Selama hampir satu dekade di Etihad Stadium, Guardiola mengubah Manchester City menjadi kekuatan dominan sepak bola Inggris dan Eropa. Total 20 trofi mayor berhasil dipersembahkan pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Di tengah spekulasi kepergian Guardiola, Manchester City disebut tidak ingin mengambil risiko besar dalam proses regenerasi pelatih. Klub memilih sosok yang memahami filosofi permainan dan struktur internal tim secara mendalam.
Enzo Maresca Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Guardiola
Nama Enzo Maresca kini berada di posisi terdepan untuk mengambil alih kursi pelatih Manchester City. Pria asal Italia itu bukan sosok asing di Etihad Stadium karena pernah menjadi asisten Guardiola.
Maresca bekerja sebagai bagian staf kepelatihan Manchester City pada periode 2022 hingga 2023. Dalam periode tersebut, ia ikut terlibat dalam proses pembangunan tim yang sangat dominan di Inggris maupun Eropa.
Setelah meninggalkan City, Maresca memulai karier sebagai pelatih kepala dan menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Ia sukses membawa Leicester City promosi sebelum kemudian menangani Chelsea.
Karier Maresca bersama Chelsea juga berjalan cukup menjanjikan. Ia mampu mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA untuk The Blues.
Manchester City Ingin Menjaga Filosofi Guardiola
Manchester City tampaknya tidak ingin melakukan perubahan drastis setelah era Guardiola berakhir. Karena itu, Maresca dianggap sebagai sosok ideal untuk menjaga identitas permainan klub.
Beberapa laporan menyebut Maresca bahkan sudah membantu proses perencanaan skuad musim depan. Situasi tersebut semakin memperkuat indikasi bahwa City benar-benar serius menjadikannya suksesor Guardiola.
Pep Guardiola sendiri masih belum memberikan pernyataan pasti mengenai masa depannya. Namun, sejumlah sumber internal menyebut sang pelatih sedang bersiap meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.
Kepergian Guardiola nantinya akan meninggalkan warisan besar bagi Manchester City. Sejak datang pada 2016, ia berhasil menjadikan klub tersebut sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dengan gaya bermain yang revolusioner.
Sumber: The Athletic, beIN Sport