Liputan6.com, Jakarta - Rivan Nurmulki dan Nizar Zulfikar mengundurkan diri dari timnas voli putra Indonesia. Kedua pemain mengambil keputusan berdasar beberapa faktor, mulai program regenerasi tim, kondisi kebugaran, hingga rencana pribadi dalam perjalanan karier masing-masing.
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) memberikan apresiasi atas kontribusi panjang kedua pemain yang selama ini menjadi bagian penting tim Merah Putih.
Advertisement
“Setelah bertahun-tahun berjuang bersama Merah Putih, Nizar dan Rivan memutuskan tidak dapat bergabung dengan alasan komitmen regenerasi tim, kebugaran fisik, dan rencana pribadi dalam perjalanan karier ke depan. Terima kasih, Rivan dan Nizar untuk setiap perjuangan, pengorbanan, dan kebanggaan yang telah kalian berikan untuk Indonesia,” tulis keterangan PBVSI.
Setelah menerima keputusan tersebut, PBVSI bergerak cepat dengan memanggil dua nama baru untuk memperkuat skuad. Dua pemain muda, Alfin Daniel Pratama dan Rama Fazza Fauzan, resmi dipanggil untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBVSI.
Agenda Timnas Voli Putra Indonesia di 2026
Keduanya disiapkan sebagai pengganti Rivan dan Nizar dalam menghadapi rangkaian agenda internasional yang sudah menanti sepanjang musim 2026.
Pelatnas timnas putra Indonesia akan digelar di Padepokan Voli Jenderal Kunarto. Saat ini, timnas voli putra dilatih pelatih kepala Sergio Veloso dari Brasil.
Dari sisi kalender kompetisi, Indonesia akan tampil di beberapa turnamen besar. Diawali dengan AVC Cup 2026 di India pada 20–28 Juni 2026.
Setelah itu, skuad Merah Putih akan berlaga di SEA V League 2026 putaran pertama di Filipina pada 15–19 Juli 2026, sebelum kembali tampil di putaran kedua yang digelar di Indonesia pada 22–26 Juli 2026.