Raymond/Joaquin Mendadak Ditarik dari Singapore Open 2026, Pelatih Ungkap Alasannya

Raymond/Joaquin sedianya dijadwalkan beraksi di Singapore Open 2026 pada pekan depan.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 25 Mei 2026, 06:30 WIB
Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti di perempat final Orleans Masters 2026. Raymond/Joaquin ditumbangkan Christian Faust Kjær/Rasmus Kjaeer dari Denmark dengan rubber game 18-21, 21-12, dan 14-21 di Palais des Sports, Jumat (20/3) malam. (foto: PBSI)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari duet bulu tangkis Raymond Indra/Nikolaus Joaquin jelang Singapore Open 2026. Pasangan muda Indonesia itu mendadak ditarik dari keikutsertaan turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.

Raymond/Joaquin sedianya terdaftar sebagai salah satu peserta Singapore Open 2026. Dia dijadwalkan tampil pada 26-31 Mei di Singapore Indoor Stadium.

Namun dua hari jelang turnamen dimulai, Raymond/Joaquin berstatus withdrawn alias mundur. Mereka batal berlaga karena ditarik oleh PP PBSI.

Alasan Raymond/Indra Batal

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dari Thailand19-21, 21-17, dan 25-23 pada laga partai keempat Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4). (foto: PBSI)

Pelatih ganda putra utama Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho mengungkapkan anak didiknya haruss absen karena ada yang cedera. Yakni Raymond, yang disebut mengalami masalah di lutut kirinya.

"Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak," ungkap Anton dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (24/5).

"Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman," tambahnya.

Enggan Memaksakan

Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026 setelah menang atas Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong dari Singapura 21-13 dan 21-16 di Palais des Sports, Rabu (18/3) dini hari WIB. (foto: PBSI)

Antonius menambahkan, Raymond/Joaquin sebenarnya masih bisa bermain di Singapore Open 2026. Tapi sebagai pelatih, dia enggan memaksakan dan menilai menarik dari keikutsertaan merupakan keputusan terbaik.

"Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026," ucapnya.

"Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal," lanjut eks pelatih PB Djarum Kudus ini.

Harap Pulih di Indonesia Open 2026

Lebih lanjut Antonius berharap penarikan dari Singapore Open 2026 bisa membuat Raymond/Joaquin cepat pulih. Sehingga finalis Indonesia Masters 2026 itu bisa beraksi di Indonesia Open 2026 mulai 2 Juni mendatang.

"Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti," harap Anton.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya