Barang Langka, Final Liga Champions Mempertemukan Wakil Ibu Kota

Gengsi klub ibu kota mewarnai final Liga Champions PSG vs Arsenal.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 26 Mei 2026, 09:30 WIB
Pemain depan Arsenal asal Inggris Bukayo Saka (kedua dari kanan) menendang bola di samping gelandang Paris Saint-Germain asal Spanyol Fabian Ruiz (kiri) dan bek Paris Saint-Germain asal Portugal Nuno Mendes (kanan) selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di stadion Parc des Princes di Paris, pada 7 Mei 2025.Thomas SAMSON / AFP

Liputan6.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal bertemu pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Berbagai statistik unik muncul seiring sukses kedua tim melaju ke pertandingan pamungkas. Laga nanti bakal mempertemukan klub Prancis dan Inggris untuk kali pertama di final kompetisi Eropa.

Selain itu, rekor juga menyebut final Liga Champions 2025/2026 hanya menjadi kali keempat wakil ibu kota berduel di partai puncak.

Tiga kesempatan sebelumnya hadir ketika kompetisi masih bernama Piala Champions. SL Benfica (Lisabon, Portugal) bersua Real Madrid (Madrid, Spanyol) pada partai puncak 1961/1962.

2 Nasib Berbeda Real Madrid

Eusebio. Eks striker Portugal yang wafat pada 5 Januari 2014 dalam usia 71 tahun ini menjadi pemain Portugal pertama yang berhasil mencetak hattrick di ajang Piala Dunia. Momen itu terjadi dalam debut Portugal di ajang Piala Dunia pada edisi 1966 di Inggris. Saat laga perempatfinal menghadapi Korea Utara (23/7/1966) Eusebio mencetak 4 gol dalam laga yang berakhir 5-3. Di akhir turnamen, Portugal pun dibawanya menduduki peringkat ketiga dan Eusebio sendiri dinobatkan sebagai top skor dengan 9 gol. (AFP/Staff)

Bertemu di Olympic Stadium, Amsterdam, Belanda, Benfica keluar sebagai pemenang lewat skor 5-3. Hattrick Ferenc Puskas tidak cukup bagi Los Blancos yang mesti mengakui keunggulan Eusebio dan kawan-kawan

Duel klub ibu kota kembali hadir empat tahun berselang. Real Madrid kembali jadi bagian. Kali ini mereka bersua FK Partizan (Beograd, Yugoslavia).

Los Blancos tidak mau kembali menanggung malu pada pertandingan di Heysel Stadium, Brussels, Belgia. Mereka berjaya 2-1 untuk merebut gelar keenam sepanjang sejarah.

Jarang akibat Ekspansi Format Liga Champions

Penggawa Ajax Amsterdam Dick van Dijk merobek gawang Panathinaikos pada final Piala Champions 1971. (AFP)

Sebelum PSG vs Arsenal, kali terakhir klub ibu kota bertarung pada final kompetisi berlangsung untuk edisi 1970/1971 di Wembley, London, Inggris. Ajax (Amsterdam, Belanda) meladeni Panathinaikos (Athena, Yunani). Dipimpin Johan Cruyff, Ajax merebut gelar pertama lewat kemenangan 2-0 yang kemudian mengawali dominasi mereka.

Setelah itu, seiring ekspansi kompetisi yang kemudian bertransformasi ke Liga Champions, pertemuan wakil ibu kota pada final tidak pernah terjadi hingga musim ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya