Liputan6.com, Jakarta - Cremonese harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari Serie A 2025/2026. Mereka hanya menempati peringkat ke-17 di klasemen akhir Liga Italia untuk musim ini.
Walaupun demikian, Emil Audero mencatatkan prestasi yang luar biasa. Kiper Timnas Indonesia ini berhasil menjadi pemilik jumlah saves terbanyak di Serie A 2025/2026.
Advertisement
Emil Audero Mulyadi berhasil mencatatkan 125 penyelamatan selama musim Serie A 2025/2026. Kiper yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Timur ini unggul tiga penyelamatan dibandingkan kiper Cagliari, Elia Capril.
Meski penampilan Emil Audero Mulyadi sangat mengesankan dan membantu Cremonese untuk mengurangi jumlah kebobolan, sayangnya, usaha tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan klub dari ancaman degradasi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun individu tampil brilian, hasil tim secara keseluruhan tetap menjadi faktor penentu.
Lampaui Kiper Tenar
Menarik untuk dicatat bahwa Emil Audero Mulyadi berhasil mencatatkan 125 penyelamatan selama Serie A musim 2025/2026, sehingga ia berhasil mengalahkan kiper-kiper ternama lainnya. Sebagai contoh, Mike Maignan dari AC Milan hanya mampu meraih posisi ketujuh dengan total 108 penyelamatan.
Di sisi lain, kiper Fiorentina, David De Gea, juga tidak dapat bersaing dengan angka penyelamatan yang dicatatkan oleh Audero, karena ia hanya berhasil mencatatkan 121 penyelamatan sepanjang musim ini.
Selain itu, Marco Carnesecchi, salah satu kiper dari Timnas Italia yang bermain untuk Atalanta, juga hanya mampu mengumpulkan 113 penyelamatan untuk timnya, La Dea. Dengan demikian, pencapaian Emil Audero semakin menonjol di antara para penjaga gawang lainnya.
Tetap di Cremonese atau Kembali ke Como?
Menarik untuk menanti kelanjutan karier Emil Audero selanjutnya. Apakah ia akan melanjutkan kariernya di Cremonese dan berkompetisi di Serie B musim 2026/2027? Selain itu, ada kemungkinan lain bagi Emil untuk kembali ke Como, di mana klub tersebut masih memiliki status sebagai tempat terjanya.
Kembali ke Como bisa menjadi pilihan yang menggoda, terutama karena tim yang dilatih oleh Cesc Fabregas itu akan berpartisipasi di Liga Champions pada musim 2026/2027.
Sumber: Hery Kurniawan (Bola.com)