Liputan6.com, Jakarta - Demetrio Albertini menyoroti kehancuran AC Milan pada akhir musim 2025/2026. Mantan gelandang Rossoneri itu menilai kegagalan Milan sangat sulit dipercaya.
Milan sebenarnya hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengamankan tiket Liga Champions. Namun, kekalahan dari Cagliari di San Siro justru menghancurkan harapan mereka.
Advertisement
Hasil buruk tersebut memicu perubahan besar di internal klub. Empat petinggi Milan bahkan langsung dipecat beberapa hari setelah pertandingan.
Albertini pun ikut memberikan pandangannya terkait situasi Milan saat ini. Ia juga membahas masa depan Rafael Leao dan tanggung jawab Massimiliano Allegri sebagai pelatih.
Albertini Tak Percaya Milan Bisa Gagal
Albertini mengaku tidak menyangka Milan akan mengalami keruntuhan pada momen penentuan musim. Ia menilai Rossoneri seharusnya mampu menyelesaikan tugas di kandang sendiri.
Menurut Albertini, pertandingan melawan Cagliari memperlihatkan karakter sesungguhnya tim. Ia merasa awal dan akhir musim memang menjadi penentu kualitas mental sebuah skuad.
"Saya tidak pernah membayangkannya sama sekali. Ketika Anda hanya membutuhkan satu kemenangan untuk finis di empat besar dan bermain di kandang melawan Cagliari, sebagai Milan Anda seharusnya bisa mencapai target itu," ujar Albertini.
"Jelas bahwa langkah pertama dan terakhir dalam sebuah musim adalah yang paling sulit dan mencerminkan karakter tim," lanjut Albertini.
Musim Milan Dinilai Kegagalan Besar
Albertini sepakat dengan pernyataan resmi Milan yang menyebut musim ini sebagai kegagalan total. Menurutnya, masalah Milan sebenarnya sudah terlihat sejak musim lalu.
Ia menilai pergantian pemain dan figur di tim ternyata tidak mengubah hasil akhir. Karena itu, Albertini merasa evaluasi besar memang harus dilakukan klub.
"Saya setuju, tetapi musim lalu juga merupakan kegagalan, dan itu menunjukkan bahwa para pelaku berubah, tetapi penilaiannya tetap sama," kata Albertini.
"Artinya ada masalah yang lebih besar daripada sekadar pergantian pemain atau sosok di tim," sambung Albertini.
Albertini Kritik Allegri
Albertini juga menilai Allegri memiliki tanggung jawab besar atas kegagalan Milan. Ia menyoroti performa buruk tim pada periode akhir kompetisi.
Menurut Albertini, Milan tampil jauh di bawah standar dalam beberapa pekan terakhir. Situasi itu tidak seharusnya terjadi dengan kualitas skuad yang dimiliki Rossoneri.
"Ketika Anda memiliki peluang untuk lolos ke Liga Champions, tetapi kemudian gagal pada laga terakhir, pelatih tentu memiliki tanggung jawab," tegas Albertini.
"Kesalahan telah dibuat, dan jika sebelumnya tim tampil melebihi potensinya, maka finis di posisi kelima dengan skuad yang kualitasnya hanya kalah dari Inter adalah sebuah kegagalan," imbuh Albertini.
Masa Depan Rafael Leao Disorot
Albertini turut menyinggung masa depan Rafael Leao di Milan. Ia merasa lingkungan saat ini sudah tidak lagi cocok untuk penyerang asal Portugal tersebut.
Meski begitu, Albertini tetap menganggap Leao sebagai salah satu pemain terbaik Milan. Ia membuka kemungkinan sang pemain hengkang jika ada tawaran besar datang.
"Sejujurnya, saya melihat dia sudah keluar dari proyek ini. Menurut saya, Leao memang bukan yang terbaik, tetapi dia adalah salah satu pemain terbaik Milan," tutur Albertini.
"Namun lingkungannya sudah tidak cocok lagi untuknya. Jika ada tawaran bagus datang, maka itu akan menjadi waktu yang tepat untuk perubahan," tutup Albertini.
Sumber: Sempre Milan