Ketika Captain America Tak jadi Kapten Timnas Amerika di Piala Dunia 2026

Christian Pulisic tidak menjadi kapten Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Mauricio Pochettino memilih Tim Ream karena faktor pengalaman dan kepemimpina

oleh Asad ArifinDiterbitkan 01 Juni 2026, 15:59 WIB
Penyerang Amerika Serikat #10 Christian Pulisic merayakan gol pertama timnya yang dicetak ke gawang Bolivia pada aga pembuka Grup C Copa America 2024 di Stadion AT&T, Arlington, Senin pagi (24/6/2024). (Aric Becker / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Christian Pulisic selama bertahun-tahun identik dengan julukan "Captain America" berkat perannya sebagai ikon sepak bola Amerika Serikat. Namun, menjelang Piala Dunia 2026, pemain AC Milan tersebut justru tidak menjadi pilihan utama untuk mengenakan ban kapten Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diambil langsung oleh pelatih Mauricio Pochettino. Alih-alih menunjuk pemain paling populer dalam skuadnya, pelatih asal Argentina itu mempercayakan jabatan kapten kepada bek veteran Tim Ream.

Langkah tersebut sempat memunculkan pertanyaan di kalangan pendukung Amerika Serikat. Pasalnya, Pulisic telah mengenakan ban kapten sebanyak 29 kali dalam 84 penampilannya bersama tim nasional.

Meski demikian, keputusan tersebut tidak berarti peran Pulisic berkurang dalam skuad. Pochettino justru melihat kebutuhan tim dari sudut pandang yang berbeda menjelang tampil di Piala Dunia yang digelar di kandang sendiri.

Pengalaman Tim Ream Jadi Faktor Penentu

Pelatih kepala Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menyaksikan pertandingan persahabatan internasional antara Jepang dan USMNT di Lower.com Field pada 9 September 2025 di Columbus, Ohio. Koji Watanabe/Getty Images via AFP)

Pochettino menjelaskan bahwa keputusan memilih Tim Ream didasarkan pada faktor kepemimpinan dan pengalaman. Bek berusia 38 tahun itu dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.

Ream merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Amerika Serikat. Dengan 80 penampilan internasional, ia menjadi figur senior yang dihormati di ruang ganti maupun di atas lapangan.

“Tim adalah kapten saya, dia adalah kapten Amerika Serikat,” kata Pochettino setelah menunjuk Ream untuk peran tersebut.

"Dia memiliki pengalaman, dia memiliki kapasitas untuk menjadi pemimpin yang kita inginkan. Seorang pemimpin yang positif," sambung mantan manajer Chelsea itu.

Kepemimpinan Pulisic Tetap Dibutuhkan

Pemain timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic mengontrol bola dibayangi pemain timnas Inggris dalam pertandingan grup B Piala Dunia 2022 melawan Amerika Serikat yang berlangsung di Al Bayt Stadium, Qatar, Sabtu (25/11/2022). (AP Photo/Luca Bruno)

Dalam sepak bola internasional, jabatan kapten tidak selalu melekat pada satu pemain sepanjang waktu. Situasi pertandingan sering kali membuat ban kapten berpindah kepada pemain lain yang berada di lapangan.

Pochettino bahkan menyoroti pentingnya kontribusi Tim Ream di luar pertandingan. Menurutnya, keberadaan pemain senior sangat membantu proses perkembangan generasi muda dalam skuad Amerika Serikat.

“Saya sangat bersyukur dia bersama kami. Dia adalah kapten yang hebat, tidak hanya di lapangan tetapi yang lebih penting di luar lapangan,” tambah Pochettino.

“Bagi saya, salah satu hal terpenting adalah terhubung dengan para pemain, melalui pemain yang lebih berpengalaman. Dia luar biasa, kami sangat beruntung memiliki pemain seperti dia, dengan kepribadiannya, yang membantu pemain muda berkembang," kata Pochettino.

Sumber: FotMob

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya