Liputan6.com, Jakarta - Timnas Arab Saudi telah mengumumkan nama-nama 26 pemain yang akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Ajang yang berlangsung di Amerika Utara ini akan menjadi kesempatan ke tujuh bagi The Green Falcons untuk menunjukkan kemampuan mereka di pentas sepak bola dunia yang paling bergengsi.
Sejauh ini, pencapaian terbaik Arab Saudi dalam sejarah Piala Dunia terjadi pada tahun 1994 di Amerika Serikat. Pada edisi tersebut, mereka berhasil mencapai babak 16 besar sebelum akhirnya tersingkir oleh Swedia.
Advertisement
Pelatih Georgios Donis telah mengumumkan skuad final yang akan berlaga di putaran final turnamen tersebut. Ini menunjukkan keseriusan tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang ketat.
Kapten tim, Salem Al-Dawsari, kembali menjadi sosok kunci dalam skuad. Pemain sayap kiri Al Hilal yang berusia 34 tahun ini juga dikenal sebagai pemain dengan pengalaman paling banyak di tim, dengan catatan 108 penampilan internasional yang mengesankan.
Selain sosok Salem, tim Arab Saudi juga mengandalkan penyerang Al Ahli, Firas Al-Buraikan. Striker ini telah menunjukkan performa yang mengesankan selama fase kualifikasi dan menjadi salah satu pencetak gol penting bagi timnya.
Beberapa pemain lainnya yang diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan antara lain Saud Abdulhamid dari Lens, Mohammed Kanno dari Al Hilal, Abdullah Al Hamdan dari Al Nassr, serta Musab Al Juwayr yang memperkuat Al Qadsiah. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, tim ini diharapkan dapat bersaing dengan baik di Piala Dunia mendatang.
Jalan Menuju Piala Dunia 2026
Arab Saudi memulai perjalanan mereka dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan tergabung dalam grup yang juga diisi oleh Yordania, Tajikistan, dan Palestina. Dari grup ini, hanya dua tim teratas yang berhak untuk melanjutkan ke fase selanjutnya.
Mereka berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi zona Asia setelah meraih kemenangan dalam empat dari enam pertandingan yang dijalani. Satu-satunya poin yang hilang didapat saat mereka bermain imbang melawan Tajikistan dan mengalami kekalahan dari Yordania pada pertandingan terakhir grup. Hasil tersebut membuat Arab Saudi menempati posisi runner-up.
Di putaran ketiga, Arab Saudi berada dalam grup yang cukup menantang, termasuk Jepang, Australia, Indonesia, China, dan Bahrain. Dua tim teratas dari grup ini akan langsung melaju ke Piala Dunia 2026, sedangkan tim yang berada di peringkat ketiga dan keempat harus berjuang lebih keras di putaran keempat.
Arab Saudi memulai fase ini dengan hasil imbang melawan Indonesia di kandang mereka sendiri, tetapi kemudian berhasil meraih kemenangan atas China berkat gol yang dicetak oleh Hassan Kadesh di menit-menit akhir pertandingan. Sayangnya, setelah kemenangan tersebut, performa tim mengalami penurunan yang signifikan.
Arab Saudi hanya mampu mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan selanjutnya, sementara Jepang dan Australia mulai menjauh di posisi teratas klasemen. Kebangkitan tim ini terjadi pada 20 Maret 2025, saat mereka berhasil mengalahkan China dengan gol yang dicetak oleh kapten tim, Salem Al-Dawsari. Lima hari setelahnya, Arab Saudi mencuri satu poin saat bertandang ke markas Jepang di Saitama, yang menjadi langkah positif bagi mereka dalam upaya meraih tiket ke Piala Dunia.
Putaran Keempat
Setelah berhasil mengalahkan Bahrain, tim Arab Saudi masih memiliki peluang untuk lolos langsung sebelum bertanding melawan Australia di Jeddah pada laga terakhir putaran ketiga. Sayangnya, kekalahan yang diderita dari Australia memaksa mereka untuk melanjutkan perjuangan ke putaran keempat.
Di fase ini, Arab Saudi harus bersaing dengan Irak dan Indonesia dalam sebuah format turnamen mini. Hanya grup juara yang akan mendapatkan tiket untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Arab Saudi memulai putaran ini dengan meraih kemenangan 3-2 atas Indonesia. Sementara itu, Irak hanya mampu mengalahkan Indonesia dengan skor tipis 1-0, yang membuat Arab Saudi menyadari bahwa hasil imbang melawan Irak pada 14 Oktober 2025 sudah cukup untuk memastikan kelolosan mereka.
Pertandingan tersebut berlangsung dalam kondisi yang sangat menegangkan dan diakhiri tanpa gol. Meskipun hasil akhir 0-0, hal itu sudah cukup untuk membawa Arab Saudi ke Piala Dunia 2026. Dengan demikian, mereka berhasil mencapai tujuan yang diimpikan meskipun harus melalui berbagai rintangan yang cukup berat.
Ganti Pelatih
Herve Renard dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada tanggal 17 April 2026. Keputusan tersebut diambil setelah tim Arab Saudi mengalami dua kekalahan berturut-turut dalam pertandingan persahabatan, dan federasi merasa bahwa performa tim dalam fase kualifikasi tidak memuaskan.
Enam hari setelah pemecatan Renard, Georgios Donis resmi diangkat sebagai pelatih baru yang akan memimpin Arab Saudi dalam putaran final Piala Dunia. Penunjukan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kinerja tim di ajang bergengsi tersebut.
Jadwal Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Arab Saudi berada dalam Grup H dan akan memulai perjalanan pada tanggal 15 Juni dengan melawan Uruguay di Miami, Florida. Enam hari setelahnya, mereka akan berhadapan dengan Spanyol, yang merupakan juara dunia tahun 2010, di Atlanta, Georgia.
Laga terakhir dalam fase grup dijadwalkan berlangsung pada tanggal 26 Juni di Houston, Texas, di mana Arab Saudi akan melawan Tanjung Verde, yang merupakan debutan di Piala Dunia. "Dua tim teratas dari setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan melaju ke fase gugur," sehingga setiap pertandingan sangat penting bagi Arab Saudi untuk meraih kesempatan tersebut.
Skuad Arab Saudi
Kiper: Mohammed Al Owais (Al Ula), Nawaf Al Aqidi (Al Nassr), Ahmed Al Kassar (Al Qadsiah)
Belakang: Abdulelah Al Amri (Al Nassr), Hassan Tambakti (Al Hilal), Jehad Thikri (Al Qadsiah), Ali Lajami (Al Hilal), Hassan Kadesh (Al Ittihad), Saud Abdulhamid (Lens), Mohammed Abu Al Shamat (Al Qadsiah), Ali Majrashi (Al Ahli), Moteb Al Harbi (Al Hilal), Nawaf Boushal (Al Nassr), Sultan Al-Ghannam (Al Nassr)
Tengah: Mohammed Kanno (Al Hilal), Abdullah Al Khaibari (Al Nassr), Ziyad Al Johani (Al Ahli), Nasser Al Dawsari (Al Hilal), Musab Al Juwayr (Al Qadsiah), Alaa Al Hajji (Neom), Salem Al Dawsari (Al Hilal), Khalid Al Ghannam (Al Ettifaq), Ayman Yahya (Al Nassr)
Depan: Firas Al Buraikan (Al Ahli), Saleh Al Shehri (Al Ittihad), Abdullah Al Hamdan (Al Nassr)
Sumber: Aning Jati (Bola.com)