Liputan6.com, Jakarta - Persaingan menuju kursi presiden Real Madrid kembali menghadirkan cerita menarik. Kali ini, perhatian tertuju pada Enrique Riquelme yang dikabarkan telah melakukan langkah konkret untuk mewujudkan ambisinya mendatangkan Erling Haaland ke Santiago Bernabeu.
Sebelumnya, Riquelme secara terbuka menyatakan bahwa Haaland akan menjadi pemain Real Madrid apabila dirinya memenangkan pemilihan presiden klub. Pernyataan tersebut sempat dianggap sekadar janji kampanye untuk menarik dukungan para socios.
Advertisement
Namun, perkembangan terbaru membuat situasi berubah. Laporan dari Mundo Deportivo menyebut terdapat komunikasi dan pertemuan yang melibatkan kubu penyerang Manchester City tersebut.
Kabar itu memunculkan spekulasi bahwa proyek yang diusung Riquelme mungkin telah dipersiapkan lebih matang daripada yang selama ini diperkirakan. Jika benar, transfer Haaland bukan lagi sekadar slogan politik dalam pemilihan presiden Real Madrid.
Pertemuan di Marbella Jadi Sorotan
Menurut laporan yang beredar, pertemuan penting berlangsung di Marbella pada pekan lalu. Pertemuan tersebut diklaim mempertemukan Enrique Riquelme dengan ayah Erling Haaland.
Sejumlah laporan bahkan menyebut Haaland kemungkinan turut hadir dalam diskusi tersebut. Namun, informasi itu belum mendapatkan konfirmasi yang jelas dari pihak terkait.
Satu detail yang cukup menarik adalah tidak adanya agen Haaland, Rafaela Pimenta, dalam pertemuan tersebut. Meski begitu, laporan menyebut bahwa pembicaraan yang terjadi menghasilkan kesepahaman yang cukup signifikan antara kedua pihak.
Kabar itu membuat janji Riquelme semakin mendapat perhatian publik. Pasalnya, ia berulang kali menegaskan bahwa Haaland akan menjadi bagian dari proyek olahraga Real Madrid jika dirinya terpilih sebagai presiden.
Rencana Transfer dan Tantangan Besar di Depan
Selain Haaland, Riquelme juga disebut memasukkan nama Rodri sebagai bagian penting dari visi masa depan Real Madrid. Kedua pemain Manchester City itu diproyeksikan menjadi fondasi utama proyek yang ingin dibangunnya.
Menurut laporan yang sama, skenario perekrutan Haaland akan melibatkan aktivasi klausul pelepasan dalam kontraknya bersama Manchester City. Nilai pasti klausul tersebut belum diketahui secara luas, tetapi diyakini menjadi elemen krusial dalam setiap negosiasi.
Meski ada klaim mengenai kesepakatan prinsip, proses transfer tetap tidak akan berjalan mudah. Haaland masih menjadi salah satu aset paling berharga dalam sepak bola dunia dan terikat kontrak dengan Manchester City hingga 2034.
Situasi tersebut membuat setiap kemungkinan transfer membutuhkan dukungan finansial yang sangat besar serta kerja sama dari berbagai pihak. Faktor itu semakin penting mengingat agen Haaland, Rafaela Pimenta, disebut tidak terlibat dalam pertemuan yang berlangsung di Marbella.
Sumber: Madrid Universal