Insiden Michael Olise: Prancis Rasakan Dampak Aturan Baru FIFA Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Prancis merasakan langsung efek aturan baru FIFA tentang pergantian pemain setelah insiden Michael Olise dalam laga uji coba.

oleh ThomasDiterbitkan 09 Juni 2026, 13:46 WIB
Momen pemain Prancis, Michael Olise mencetak gol ke gawang Irlandia Utara di laga uji coba, Selasa (9/6/2026) dini hari WIB jelang Piala Dunia 2026. (dok. equipedefrance)

Liputan6.com, Jakarta - Tim Nasional Prancis baru-baru ini merasakan dampak langsung dari regulasi baru FIFA yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Insiden ini terjadi saat laga uji coba melawan Irlandia Utara, melibatkan gelandang serang Michael Olise, dan menyoroti potensi konsekuensi aturan tersebut dalam pertandingan krusial.

FIFA telah memperkenalkan serangkaian aturan baru dengan tujuan utama meningkatkan waktu bermain efektif dan meminimalkan praktik mengulur waktu di lapangan. Salah satu perubahan signifikan adalah batas waktu bagi pemain yang diganti untuk meninggalkan lapangan. Pemain kini hanya memiliki waktu maksimal 10 detik setelah ditarik keluar. Jika batas waktu ini terlampaui, pemain pengganti tidak akan diizinkan masuk ke lapangan hingga jeda permainan berikutnya, yang berarti tim akan bermain dengan 10 pemain untuk sementara waktu.

Aturan ini langsung teruji dalam pertandingan uji coba Prancis melawan Irlandia Utara di Decathlon Arena - Stade Pierre-Mauroy pada 9 Juni 2026. Michael Olise, yang tampil gemilang dengan mencetak hat-trick dalam kemenangan 3-1 Prancis, ditarik keluar pada menit ke-83.

Saat meninggalkan lapangan, Olise meluangkan waktu untuk menyapa dan memberikan penghormatan kepada para pendukung. Tindakan ini menyebabkan keterlambatan, membuat Olise melewati batas waktu 10 detik yang ditentukan.

Imbas Pergantian Pemain

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memberikan instruksi kepada Michael Olise saat bersua Timnas Irlandia Utara di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, Selasa (09/06/2026) dini hari WIB. (AFP/FRANCK FIFE)

Akibatnya, gelandang Manu Koné, yang sudah siap untuk masuk, terpaksa menunggu lebih dari satu menit di pinggir lapangan sebelum diizinkan bergabung. Selama periode tersebut, Timnas Prancis harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain karena wasit menerapkan aturan baru FIFA secara ketat.

"Keterlambatan Michael Olise meninggalkan lapangan menyebabkan tim Prancis terpengaruh oleh aturan pergantian pemain baru yang akan diterapkan di Piala Dunia 2026," demikian dilaporkan Vietnam.vn. Insiden ini, meskipun tidak memengaruhi hasil akhir laga uji coba, menunjukkan betapa krusialnya aturan ini dalam pertandingan yang lebih kompetitif atau fase gugur Piala Dunia.

Kiprah Olise

Michael Olise sendiri adalah pemain kelahiran Inggris pada 12 Desember 2001, namun memilih untuk membela Tim Nasional Prancis. Ia diperkirakan menjalani debutnya untuk tim senior Prancis pada September 2024. Keputusan Olise untuk mewakili Prancis dimungkinkan berkat perubahan regulasi kelayakan pemain FIFA yang disetujui pada 18 September 2020.

Perubahan aturan kelayakan ini memungkinkan pemain dengan dwi-kewarganegaraan untuk beralih tim nasional, asalkan memenuhi beberapa kriteria. Termasuk di antaranya adalah tidak bermain lebih dari tiga pertandingan kompetitif di level senior untuk tim nasional pertama sebelum berusia 21 tahun, serta belum pernah bermain di babak final turnamen resmi seperti Piala Dunia atau kejuaraan konfederasi.

Selain itu, pemain harus memegang kewarganegaraan asosiasi baru pada saat penampilan resmi pertama mereka untuk tim nasional pertama, dan setidaknya tiga tahun telah berlalu sejak penampilan senior terakhir pemain untuk tim nasional sebelumnya.

"Pada 18 September 2020, pada Kongres ke-70, FIFA menyetujui perubahan pada peraturan kelayakan mereka, yang mengatur kelayakan pemain untuk bermain untuk tim sepak bola internasional perwakilan," jelas LawInSport.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya