Liputan6.com, Jakarta - Korea Selatan sukses mengawali langkah di Grup A Piala Dunia 2026 dengan raihan tiga poin manis. Bertanding di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko, pada Jumat (12/6/2026) pagi WIB, skuad berjuluk Taegeuk Warriors ini berhasil menundukkan Republik Ceko 2-1.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih lewat aksi comeback. Setelah sempat tertinggal lebih dulu oleh kubu lawan, Korea Selatan bangkit dan sukses membalikkan keadaan berkat gol dari Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu.
Advertisement
Di balik gemuruh selebrasi kemenangan, terselip sebuah kisah dedikasi luar biasa yang luput dari pandangan penonton di layar kaca. Sang pahlawan kemenangan, Oh Hyeon-gyu, ternyata memaksakan diri turun ke lapangan hijau meski kondisi fisiknya sedang tidak prima.
Semangat pantang menyerahnya berbuah sangat manis ketika ia sukses mencetak gol penentu di menit-menit kritis jelang akhir pertandingan, mengunci kemenangan berharga bagi negaranya.
Sempat Demam Tinggi
Oh Hyeon-gyu mencetak gol kemenangan pada menit ke-80, tapi performanya datang dengan cerita yang cukup berat. Penyerang Korea Selatan itu ternyata sempat mengalami demam tinggi sebelum laga dimulai.
Tim medis harus bekerja ekstra agar ia tetap bisa diturunkan. Bahkan, ada keraguan sampai menjelang kick-off, mengingat kondisi fisiknya yang tidak ideal.
“Saya tidak bisa benar-benar menggambarkan emosi saya dengan kata-kata. Hari ini suhu tubuh saya sampai 38 derajat karena saya sedang tidak enak badan,” ujar Oh Hyeon-gyu. “Saya sempat ragu apakah bisa bermain. Tapi itu semua berkat staf dan tim medis yang membantu saya."
Perubahan Tempo
Babak pertama berjalan datar, bahkan sempat diwarnai siulan dari sebagian penonton. Ceko, yang berada di peringkat 38 FIFA, justru lebih dulu mencuri gol lewat Krejci dan membuat Korea Selatan tertekan.
Namun, perubahan tempo datang di babak kedua. Korea Selatan mulai lebih berani menekan, dan Hwang In-beom berhasil menyamakan skor pada menit ke-67 lewat aksi yang cukup tenang setelah melewati dua pemain lawan.“Ini pertandingan pertama yang sangat sulit,” kata pelatih Hong Myungbo. “Saya senang bukan hanya karena menang, tapi karena para pemain tidak menyerah.”
Ia menambahkan, keyakinan tim sejak awal tidak berubah meski sempat tertinggal. “Saya tahu kami bisa menang. Saat skor 1-1, saya minta pemain tetap bermain sesuai rencana,” ujarnya.
Peta Persaingan Grup A
Secara permainan, Korea Selatan sebenarnya tampil lebih dominan hampir sepanjang laga. Kemenangan ini pun memberi dampak penting pada posisi mereka di klasemen awal Grup A.Di pertandingan lain, Meksiko tampil kuat dengan kemenangan meyakinkan atas Afrika Selatan yang bermain dengan sembilan pemain. Situasi ini membuat persaingan di grup dipastikan akan berjalan ketat sejak awal.
“Sekarang fokus kami adalah Meksiko,” kata Hong Myungbo.
“Kami akan memanfaatkan waktu seminggu ini untuk mempersiapkan diri dengan benar," tandasnya.Korea Selatan akan menghadapi tuan rumah Meksiko pada 18 Juni di Zapopan. Di hari yang sama, Republik Ceko akan melawan Afrika Selatan dalam laga yang juga tak kalah menentukan untuk menjaga peluang lolos.