Pencuri Ditangkap, Inggris Terhindar dari Kerugian Lebih dari Rp 300 Juta

Tim Inggris sebelumnya mengalami insiden kemalingan besar setelah perlengkapan tim hilang dalam perjalanan menuju Kansas City.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 14 Juni 2026, 20:00 WIB
Para pemain Tiimnas Inggris berlari saat latihan untuk turnamen sepak bola Piala Dunia di Kansas City, Missouri, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Charlie Riedel)

Liputan6.com, Jakarta - Insiden kemalingan yang dialami tim Inggris di Piala Dunia 2026 akhirnya menemui titik terang. The Three Lions kini bisa bernapas lega karena barang-barang seharga ratusan juta rupiah yang dicuri telah dikembalikan.

Tim nasional Inggris sebelumnya mengalami nasib sial jelang bertanding di Piala Dunia 2026. Sehari menuju latihan perdana tim di Swope Soccer Village, Kansas City, skuad Thomas Tuchel jadi korban pelanggaran keamanan setelah barang-barang perlengkapan tim, termasuk sepatu pertandingan dicuri pada Jumat (11/6/2026) waktu setempat.

Pemerintah setempat langsung bergerak cepat mengatasi masalah tersebut. Wali Kota Kansas City Quinton Lucas memberikan perintah kepada pejabat lokal, negara bagian, dan federal menangani pencurian peralatan tim nasional Inggris dalam perjalanan.

Berdasarkan laporan The Independent, upaya itu membuahkan hasil. Jaksa Wilayah Jackson Melesa Johnson telah mendakwa dua pria, Mustafa Salik dan Erfan Kamal, sebagai pencuri.

Keduanya disebut bertugas mengemudikan truk pengangkut perlengkapan dari tempat pemusatan latihan Inggris di Florida menuju markas di Swope Soccer Village, Kansas City. Mereka didakwa pasal penadah barang curian dan bisa dihukum hingga tujuh tahun penjara.

Daftar Barang yang Sempat Hilang

Sesi latihan Timnas Inggris di Palm Beach Gardens, Florida pada 9 Juni lalu jelang berlaga di Piala Dunia 2026. (Richard Pelham / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Dalam proses pencarian, seorang detektif menemukan bahwa kedua pencuri tersebut telah mengambil barang-barang perlengkapan tim Inggris senilai US$ 18.145,41 atau sekitar Rp 322 juta.

Dokumen tersebut merinci barang-barang yang diambil. Di antaranya adalah empat pasang sepatu bot seharga 250 poundsterling dan lima pasang sepatu seharga 170 poundsterling. 

Barang-barang itu ditemukan bersama dengan beberapa kaos tim nasional yang ditandatangani, bola Piala Dunia seharga 160 poundsterling, dan sepasang sarung tangan kiper seharga 120 poundsterling.

Ada juga dua boneka singa dan satu set Lego sepatu Nike Air yang termasuk di antara berbagai barang lainnya.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyampaikan kepada Press Association pada Sabtu (13/6/2026) pagi waktu setempat bahwa sebagian besar perlengkapan latihan telah ditemukan kembali sebelum sesi pertama di Swope Soccer Village.

Reaksi Pemain Inggris

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane (kanan), menyundul bola melewati Dan Burn (kedua dari kiri) saat sesi latihan Timnas Inggris di Palm Beach Gardens, Florida, Selasa, 9 Juni 2026, menjelang turnamen Piala Dunia 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Insiden kemalingan ini ditanggapi dengan santai oleh para pemain Inggris. Kiper cadangan Dean Henderson misalnya, berbicara sambil tersenyum ketika ditanya apakah sepatu dan sarung tangannya sampai ke Kansas City.

“Ya, untungnya. Saya pikir itu dicuri tetapi kami mendapatkannya kembali jadi semuanya baik-baik saja," kata Dean Henderson.

Bek berpengalaman Dan Burn juga bercanda dengan mengatakan bahwa dirinya tidak akan bisa bergerak banyak jika sepatunya tidak ditemukan.

“Kami tidak mempermasalahkannya. Saya sudah mendapatkan semua yang saya butuhkan, jadi saya cukup senang. Kami tahu bahwa hal itu telah diserahkan kepada polisi dan sebagai sebuah kelompok, kami belum benar-benar membicarakannya sama sekali," tuturnya.

“Sejujurnya, hal itu belum benar-benar dibicarakan, jadi saya pikir itu menunjukkan kepada kami bahwa mereka juga tidak terlalu khawatir tentang hal itu. Kami di sini untuk berlatih. Hari pertama di sini, jadi itu tidak mengganggu persiapan kami," imbuh Dan Burn.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya