Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Internasional Perkuat Reputasi Pariwisata Bali

Jumlah peserta dua Kejuaraan Renang perairan terbuka internasional menembus seribu peserta.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 14 Juni 2026, 23:44 WIB
Ketua Pelaksana Asian Open Water Swimming Championship (AOWS) dan A-Stream Open Water Swimming series Bali Kiki Taher. (Dok Merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kejuaraan renang perairan terbuka internasional Asian Open Water Swimming Championship (AOWSC)2026 dan A-Stream Open Water Swimming series Bali memasuki hari kedua, Minggu (14/6/2026).

Kejuaraan ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan mancanegara maupun masyarakat di Bali. Kiki Taher selaku Ketua Pelaksana mengatakan, jumlah peserta mencapai di atas seribu lebih.

"Kalau dijumlahkan antara peserta A-Stream, peserta asing dan ofisial ini total jumlahnya itu ada sekitar 500 peserta saja dan ofisial. Kalau dengan spectators (penonton), kita sudah menghitung di atas 1.000 pada hari kedua ini. Karena satu peserta bisa didampingi satu orang atau dua orang bahkan ada yang tiga orang," kata Kiki saat ditemui di sela perlombaan.

Informasi General Manager (GM) Hotel InterContinental Bali Resort selaku venue lomba juga menyebut satu peserta rata-rata menyewa 2-3 kamar selama event ini berlangsung.

"Dia mencatat satu orang peserta itu bisa booking dua sampai tiga kamar. Di mana mereka membawa anak, istri, orang tua dan sebagainya," imbuhnya.

Dengan event besar ini berjalan lancar, aman, dan nyaman untuk atlet maupun turis dan masyarakat yang menonton, Kiki menyebut kejuaraan serupa ke depannya bisa disebar ke titik-titik pariwisata lainnya di Indonesia agar bisa mengenalkan potensi-potensi pariwisata.

"Kita duplikasi ke depan, di titik-titik pariwisata lainnya untuk mengenalkan dan mendukung potensi-potensi pariwisata. Apalagi kita juga tahu Indonesia panjang garis pantainya nomor dua dunia, luas laut juga nomor dua di dunia," jelasnya.

Hari kedua A-Stream Open Water Swimming series Bali memperlombakan renang jarak 3K hingga 15K. Sementara Asian Open Water Swimming Championship menghadirkan nomor estafet campuran (mixed relay).

"Hari pertama dan kedua cuaca dan laut bersahabat. Tadi sempat ada ombak kecil, tapi tidak signifikan. Mudah-mudahan ini terus berlalu sampai hari ketiga," ujarnya.

 

Destinasi Wisata Favorit

Ketua Harian PB Federasi Akuatik Indonesia Harlin Erlianto. (Dok Merdeka.com)

 

Ketua Harian PB Federasi Akuatik Indonesia Harlin Erlianto mengatakan terselenggaranya event ini akan memperkuat reputasi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.

"Mereka yang datang ini kan pasti mengetahui ternyata Bali itu indah, Bali itu ternyata nyaman buat liburan. Mereka pasti akan berusaha balik lagi dengan keluarganya, dengan rekan-rekannya, mereka akan bawa outing kantornya ke Indonesia," ujarnya.

"Jadi itu pasti akan membantu periwisata Indonesia. Dan selama mereka tinggal di sini kan nggak mungkin hanya bertanding saja.

"Mereka makan di luar, mereka beli oleh-oleh, mereka mungkin mau lihat tarian-tarian dan juga membeli souvenir. Jadi dampak ekonominya, saya rasa bisa juga berlaku di event ini," ujarnya.

 

Sumber: Moh. Kadafi (Merdeka.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya