Liputan6.com, Jakarta - Induk sepak bola dunia FIFA memastikan akan tetap memenuhi kewajiban membayar upah Omar Artan sebagai wasit Piala Dunia 2026. FIFA bakal memberikan hak kepada wasit Somalia tersebut walaupun ditolak masuk Amerika Serikat sebelum penyelenggaraan.
Omar Artan mengalami nasib tak menyenangkan beberapa hari jelang Piala Dunia 2026. Pengadil lapangan terbaik Afrika 2025 itu sejatinya disiapkan untuk memimpin pertandingan pentas bola dunia empat tahunan tersebut di Amerika Serikat.
Advertisement
Namun setibanya di Bandara Internasional Miami pekan lalu, Omar Artan harus menjalani pemeriksaan dan interlgasi interogasi selama 11 jam oleh petugas imigrasi Amerika Serikat. Ia kemudian ditolak masuk ke wilayah Negeri Paman Sam.
Petugas perbatasan AS menolak paspor diplomatik dan visa masuk tunggal yang dimiliki Omar Artan karena alasan krusial. Keputusan itu diambil karena sang wasit diduga berafiliasi dengan anggota yang dicurigai terkait organisasi teroris.
FIFA dalam keterangan resminya menyatakan bahwa mereka tak bisa ikut campur mengenai masalah tersebut. Induk sepak bola dunia tersebut menilai hal itu adalah urusan negara tuan rumah sekaligus mengonfirmasi larangan perjalanan Artan tidak akan dibatalkan. Omar Artan pun kembali ke negaranya.
FIFA Tetap Bayar Gaji Omar Artan
Meski begitu, berdasarkan laporan BBC Sport, Omar Artan akan tetap menerima bayaran penuhnya untuk Piala Dunia 2026, meski tidak berpartisipasi dalam pentas bola dunia empat tahunan tersebut.
Belum diketahui secara pasti besaran bayaran yang akan diterima oleh Omar Artan. Sebab para pengadil lapangan juga tidak mengetahui bayaran sebenarnya yang akan didapat untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia karena baru dibayarkan setelah turnamen selesai.
Namun, setiap wasit akan mendapatkan gaji pokok yang tidak diungkapkan hanya karena terpilih, dengan bonus terkait kinerja juga ditawarkan.
Tapi menurut laporan TalkSport, wasit terkemuka untuk sebuah turnamen pada 2026 dapat memperoleh hingga US$ 100.000 atau sekitar Rp 1,7 miliar untuk keterlibatan mereka dalam turnamen tersebut.
Dapat Hadiah dari UEFA
Terlepas dari itu, Omar Artan sudah mendapatkan banyak hal positif sejak ditolak masuk AS. Mulai dari disambut bak pahlawan saat kembali ke negaranya hingga dapat hadiah dari Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA).
Beberapa hari setelah kasus itu mencuat, Omar Artan diumumkan akan menjadi wasit pertandingan Piala Super UEFA 2026/2027.
Omar Artan dipastikan bakal memimpin laga Piala Super UEFA 2026 antara juara Liga Champions Paris Saint-Germain melawan juara Liga Europa Aston Villa pada 12 Agustus di Salzburg, Austria.
Penunjukkan ini diambil oleh UEFA setelah pembicaraan dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Langkah ini merupakan bagian dari kerangka kesepakatan antara UEFA dan CAF untuk mendorong kerja sama kedua pihak.