Rapor 4 Debutan Piala Dunia 2026 di Laga Pertama, Tanjung Verde Paling Memukau

Hanya Tanjung Verde yang berhasil dapat hasil paling bagus sebagai tim debutan Piala Dunia 2026.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 18 Juni 2026, 23:00 WIB
Skuad Tanjung Verde merayakan hasil imbang 0-0 versus Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (AP Photo/Erik S. Lesser)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 48 kontestan, termasuk empat tim debutan, telah memainkan pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2026. Dari kuartet tersebut, Tanjung Verde jadi tim yang paling memukau dan dapat hasil positif.

Piala Dunia 2026 menghadirkan empat negara pendatang baru. Selain Tanjung Verde dari Afrila, ada Uzbekistan dan Yordania dari Asia serta Curacao dari wilayah Kepulauan Karibia.

Kehadiran empat negara tersebut memberikan warna dan catatan unik nan bersejarah dalam penyelenggaraan Piala Dunia sepanjang masa. Walaupun hasil akhir dalam debut alias pertandingan mereka tak semua menggembirakan.

Curacao Kena Pembantaian

Para pemain Curaçao bereaksi setelah kalah dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curaçao di Stadion Houston, Houston, pada 14 Juni 2026. (RONALDO SCHEMIDT/AFP)

Contohnya adalah Curacao, yang mendapatkan hasil sangat negatif. Perwakilan Konfederasi Amerika Utara, Tengah, dan Karibia itu harus merasakan kekalahan telak 1-7 dari tim favorit Jerman pada laga Grup E.

Curacao dipermak Jerman meski sebenarnya sempat mampu mengimbangi selama 38 menit lewat gol Livano Comenencia (21'), yanh menyamakan kedudukan setelah tertinggal gegara gol Felix Nmecha (6').

Tapi gawang Curacao akhirnya dibobol enam kali lagi setelahnya. Masing-masing oleh Nico Schlotterbeck (38'), Kai Havertz (45+5'penalti, 88'), Jamal Musiala (47'), Nathaniel Brown (68'), dan Deniz Undav (78').

Uzbekistan dan Yordania Kalah dengan Skor Serupa

Selebrasi pemain Austria saat melawan Yordania di Piala Dunia 2026 (AFP)

Hasil negatif juga dialami oleh dua tim debutan dari Asia, Uzbekistan dan Yordania. Bedanya, kekalahan yang mereka telan tidak separah Curacao dan skornya sama, yakni 1-3.

Al-Nashama -julukan Yordania- dipaksa bertekuk lutut oleh Austria pada laga pertama Grup J. Mereka sebenarnya sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat penyerang Ali Olwan. Tapi Yazan Al-Arab melakukan gol bunuh diri dan Austria dapat penalti di 25 menit terakhir.

Sementara Uzbekistan, juga menunjukkan perlawanan maksimal saat menantang Ghana. The White Wolves sempat mengimbangi wakil Afrika tersebut dengan skor 1-1 pada babak kedua, sebelum akhirnya kalah 1-3 juga.

Tanjung Verde Paling Cemerlang

Kiper Cape Verde Vozinha (tengah) tampil luar biasa selama pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Tanjung Verde di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juni 2026. (Roberto SCHMIDT / AFP)

Tapi tak semua tim debutan Piala Dunia 2026 menelan kekalahan. Tanjung Verde mampu mendapatkan hasil berbeda dalam memulai kampanye mereka melawan Spanyol pada laga perdana Grup H. 

Meski ditekan habis-habisan oleh Spanyol, Tanjung Verde secara luar biasa mampu menahan imbang tim favorit Spanyol dengan skor kacamata alias 0-0 di Atlanta Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6) lalu. 

Dalam laga itu, kiper Vozinha jadi bintang utama sekaligus pemain terbaik karena melakukan tujuh penyelamatan penting dari tujuh tembakan tepat sasaran yang dilancarkan tim Matador. Ini jadi catata sejarah karena dapat hasil imbang di laga pertamanya.

Masih Ada Potensi Kejutan

Meski begitu, kiprah keempat tim debutan masih patut dinantikan di Piala Dunia 2026. Mereka masih punya dua pertandingan lagi di fase penyisihan grup.

Termasuk pada laga kedua, di mana Curacao menantang Ekuador, Tanjung Verde melawan Uruguay, Irak berjumpa dengan Prancis, dan Uzbekistan menjalani laga sulit kontra Portugal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya