Liputan6.com, Jakarta - Victor Wembanyama telah mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak maksimum skala rookie berdurasi lima tahun bersama San Antonio Spurs. Perjanjian senilai 252 juta dolar Amerika Serikat ini akan mulai berlaku pada musim 2027-28, menandai komitmen jangka panjang sang bintang muda dengan tim Texas tersebut.
Kesepakatan ini mencakup opsi pemain pada musim kelima, memberikan fleksibilitas di kemudian hari. Sebelum kontrak baru ini efektif, Wembanyama akan menjalani musim 2026-27 dengan sisa kontrak rookie yang bernilai $16,7 juta.
Advertisement
Keputusan Wembanyama untuk menerima perpanjangan kontrak ini memiliki implikasi strategis signifikan bagi San Antonio Spurs, terutama dalam upaya mereka membangun tim penantang gelar di masa depan.
Keputusan Strategis untuk Fleksibilitas Tim
Wembanyama memilih untuk menandatangani kontrak maksimum standar yang setara dengan 25% dari batas gaji, alih-alih opsi supermax 30% yang berpotensi mencapai $303 juta selama lima tahun. Pilihan ini secara efektif memberikan fleksibilitas finansial sekitar $50 juta hingga $51 juta bagi Spurs dalam lima tahun ke depan.
Pengorbanan finansial ini bertujuan untuk memungkinkan Spurs membangun skuad pendukung yang lebih kuat di sekelilingnya. Dengan ruang gaji tambahan, tim diharapkan dapat memfasilitasi penandatanganan pemain inti muda lainnya, seperti Stephen Castle dan Dylan Harper, di masa mendatang.
San Antonio Spurs sendiri telah menawarkan berbagai variasi perpanjangan, termasuk kontrak supermax penuh. Namun, Wembanyama pada akhirnya memutuskan untuk mengorbankan sebagian dari nilai kontrak demi membantu organisasi membangun penantang gelar yang berkelanjutan. Pada musim 2027-28, Wembanyama akan menerima sekitar $43,5 juta, dibandingkan dengan $52,2 juta jika ia mengambil kontrak maksimum 30%.
Pencapaian Gemilang dan Komitmen Jangka Panjang
Wembanyama menjadi memenuhi syarat untuk menandatangani perpanjangan kontrak ini setelah Spurs tersingkir dari Final NBA. Pada musim ketiganya, ia berhasil memimpin Spurs menuju Final NBA, sekaligus meraih penghargaan NBA Defensive Player of the Year.
Selain itu, ia juga masuk dalam daftar All-NBA First Team dan All-Defensive First Team. Wembanyama mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang memenangkan Defensive Player of the Year, serta menjadi pemenang mutlak pertama sejak penghargaan tersebut dimulai pada musim 1982-83.
Dalam musim tersebut, Wembanyama rata-rata membukukan 25,0 poin, 11,5 rebound, 3,1 assist, 3,1 block, dan 1,0 steal dalam 29,2 menit bermain per pertandingan. Melalui media sosial, Wembanyama menegaskan komitmennya dengan pesan, "Keluarga Spurs, saya di sini untuk bertahan. Apa pun yang diperlukan." Sementara itu, Spurs mengumumkan penandatanganan tersebut sebagai "perpanjangan kontrak multi-tahun" tanpa merinci detailnya, sesuai kebijakan tim.