Liputan6.com, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat optimistis cabang olahraga balap sepeda mampu memberikan kontribusi prestasi bagi Indonesia pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026. Keyakinan itu muncul setelah melihat konsistensi program pembinaan atlet yang dijalankan Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (PP ICF).
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman saat menerima Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).
Advertisement
Pertemuan itu juga dihadiri Komite Manajemen PP ICF Parama Nungroho, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Tb Lukman Djajadikusuma, serta Bendahara KONI Pusat Gugun Yudinar. Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas kesiapan Indonesia Cycling menghadapi Asian Games 2026, mulai dari pemetaan nomor potensial peraih medali hingga penguatan program pemusatan latihan nasional.
Marciano menilai Indonesia Cycling berhasil membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan sehingga menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing atlet Indonesia di level Asia maupun dunia.
Apresiasi Kepemimpinan Listyo Sigit
Marciano juga memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PP ICF Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas kepemimpinannya dalam membangun program pembinaan atlet balap sepeda.
"Cabang olahraga harus dipimpin oleh sosok yang kuat. Karena itu, saya memberikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum PP ICF, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang telah berhasil membangun program pembinaan yang sangat baik sehingga mampu mengantarkan atlet balap sepeda Indonesia meraih prestasi di kancah internasional," kata Marciano.
Menurut dia, konsistensi pembinaan yang dilakukan Indonesia Cycling menjadi fondasi penting untuk menjaga tren positif prestasi atlet di berbagai ajang internasional.
Marciano berharap pengalaman bertanding yang telah diperoleh para atlet melalui berbagai program pembinaan dapat menjadi bekal untuk bersaing di Asian Games Aichi-Nagoya.
"Saya senang mendengar kesiapan atlet balap sepeda kita. Saya juga bersyukur Bapak Kapolri selalu mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan PP ICF. Semoga pengalaman yang diperoleh para atlet melalui program pembinaan yang telah dijalankan dapat membuahkan hasil terbaik pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026," ujarnya.
Fokus Pembinaan Berkelanjutan
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP ICF Jadi Rajagukguk mengatakan dukungan dan kepercayaan dari KONI Pusat menjadi motivasi bagi Indonesia Cycling untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet.
Menurut Jadi, PP ICF menjalankan pembinaan secara terukur dan berkelanjutan melalui penguatan kompetisi nasional, peningkatan kualitas pelatih dan tenaga pendukung, hingga memberikan kesempatan kepada atlet mengikuti berbagai kejuaraan internasional.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum KONI Pusat atas dukungan, kepercayaan, dan arahan yang diberikan kepada PP ICF. Pertemuan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk mempersiapkan atlet balap sepeda Indonesia secara optimal menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui program pembinaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan," ujar Jadi.
Ia menambahkan, kolaborasi antara PP ICF, KONI Pusat, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional menjadi faktor penting dalam mewujudkan target prestasi Indonesia Cycling di Asian Games.
"Kami percaya, dengan dukungan KONI Pusat dan kolaborasi seluruh stakeholder olahraga nasional, atlet balap sepeda Indonesia memiliki peluang besar untuk tampil kompetitif dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi Merah Putih di Asian Games Aichi-Nagoya 2026," katanya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara KONI Pusat dan PP ICF dalam mempersiapkan atlet balap sepeda menuju Asian Games 2026. Dengan pembinaan yang berkesinambungan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia Cycling berharap mampu mempertahankan tren positif prestasi sekaligus menyumbangkan hasil terbaik bagi kontingen Merah Putih.