Liputan6.com, Jakarta - Pasangan gado-gado Alexander Chang/Tanapat Nirundorn sukses merebut gelar juara nomor ganda putra M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali. Duet Amerika Serikat-Thailand itu tampil impresif dengan mengalahkan unggulan pertama asal Jepang, Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi, dalam dua set langsung 6-3, 7-5 pada partai final.
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa mengingat Chang dan Nirundorn baru pertama kali dipasangkan dalam turnamen ini. Meski minim pengalaman bermain bersama, keduanya mampu menunjukkan chemistry yang solid sepanjang pertandingan.
Advertisement
Pada set pertama, Chang dan Nirundorn langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan agresif mereka membuat pasangan Jepang kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya menyerah 3-6.
Memasuki set kedua, Ichikawa/Shiraishi mencoba bangkit. Mereka sempat mematahkan servis Tanapat Nirundorn pada game kelima untuk membuka peluang memaksakan rubber set. Namun, Chang dan Nirundorn mampu merespons dengan tenang, merebut kembali kendali permainan, sebelum memastikan kemenangan 7-5 sekaligus mengunci gelar juara.
Laga berdurasi 1 jam 9 menit itu pun menjadi penutup manis bagi pasangan lintas negara tersebut pada seri pembuka turnamen M-15 di Nusa Dua.
Usai pertandingan, Tanapat Nirundorn memberikan apresiasi kepada rekannya yang dinilai tampil luar biasa sepanjang turnamen.
"Alexander bermain sangat luar biasa tanpa mengenal lelah, meski harus menjalani pertandingan di nomor tunggal dan ganda," ujar Nirundorn.
Modal Berharga Chang
Sementara itu, Alexander Chang menyebut gelar ini menjadi modal berharga untuk menghadapi seri berikutnya.
"Gelar ini tentu sangat menggembirakan dan menjadi kepercayaan diri bagi kami. Kami akan kembali berpasangan pada M-15 Seri 2 dan berharap bisa mempertahankan performa ini," kata Chang.
Atas keberhasilan tersebut, Chang/Nirundorn berhak membawa pulang hadiah uang sebesar 930 dolar Amerika Serikat serta tambahan 15 poin peringkat. Sementara pasangan Jepang yang finis sebagai runner-up memperoleh 540 dolar dan 8 poin.
Chang Gagal Kawinkan Gelar
Di sisi lain, langkah Alexander Chang di nomor tunggal putra harus terhenti pada babak semifinal. Petenis kidal asal Amerika Serikat itu kalah dramatis dari wakil Thailand, Thanaphat Boosarawongse, melalui pertarungan tiga set dengan skor 6-3, 6(5)-7, 3-6.
Chang sempat tampil dominan pada set pertama. Servis keras dan groundstroke akurat membawanya unggul 6-3 setelah kedua pemain sempat bermain imbang hingga kedudukan 3-3.
Namun, Boosarawongse yang lolos dari babak kualifikasi menunjukkan mental pantang menyerah. Petenis berusia 22 tahun itu perlahan mampu meredam agresivitas lawannya dan merebut set kedua lewat tie-break 7-6 (7-5), sehingga pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Momentum kemenangan di set kedua dimanfaatkan Boosarawongse untuk terus menekan Chang. Permainan taktis yang diperagakan wakil Thailand itu akhirnya berbuah kemenangan 6-3 pada set ketiga, sekaligus memastikan tiket ke partai final setelah bertarung selama 2 jam 38 menit.
Di final, Boosarawongse akan menghadapi petenis Jepang, Ryuki Matsuda, yang sebelumnya mengalahkan kompatriotnya, Ryotaro Taguchi, dengan skor 7-6 (10-8) dan 6-3 pada semifinal lainnya.
Partai puncak tunggal putra M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 Juli, pukul 13.30 WITA di Lapangan A, Nusa Dua, Bali.