Greg Nwokolo dan Arthur Irawan Bakal Latih Talenta Muda di RJL 2026

Greg, Arthur dan Ismed Sofyan akan mengadakan coaching clinic untuk peserta RJL 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang.

oleh ThomasDiterbitkan 05 Agustus 2026, 08:30 WIB
Greg Nwokolo dan Arthur Irawan Bakal Latih Talenta Muda di RJL 2026

Liputan6.com, Jakarta - Mimpi menjadi pesepak bola profesional selalu berawal dari langkah kecil di lapangan hijau. Berangkat dari semangat tersebut, kompetisi sepak bola usia dini Rajawali Junior League (RJL) 2026 akan digelar pada 29-30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang.

Ajang ini menjadi salah satu bentuk komitmen RTV dalam mendukung pembinaan sepak bola Indonesia sejak usia dini. Sebanyak 48 tim akan ambil bagian, terdiri atas 32 tim kategori U-10 dari berbagai sekolah dasar dan 16 tim kategori U-13 dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB).

Mengusung tema "Belajar, Berkompetisi, dan Tumbuh Bersama", Rajawali Junior League tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan teknik sekaligus membangun karakter melalui nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa percaya diri.

Berbeda dari kompetisi sepak bola usia dini pada umumnya, RJL 2026 dikemas sebagai festival keluarga dengan konsep sportainment yang bertepatan dengan semangat perayaan Kemerdekaan Indonesia.

Selama dua hari penyelenggaraan, peserta, orang tua, pelatih, guru, komunitas sepak bola, hingga masyarakat umum dapat menikmati beragam aktivitas menarik. Mulai dari All-Star Coaching Clinic, aktivasi digital, booth interaktif, hingga berbagai permainan dan hiburan keluarga.

Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan pengalaman yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menyenangkan bagi seluruh pengunjung.

Belajar Langsung dari Mantan Pemain Timnas Indonesia

Salah satu daya tarik Rajawali Junior League 2026 adalah kehadiran All-Star Coaching Clinic bersama mantan pemain Tim Nasional Indonesia, yakni Arthur Irawan, Ismed Sofyan, dan Greg Nwokolo.

Melalui sesi tersebut, para peserta akan mendapatkan kesempatan berlatih sekaligus memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya disiplin, kerja keras, sportivitas, dan mental juara sebagai bekal mengejar mimpi menjadi pesepak bola profesional.

Harapan Arthur

Mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Arthur Irawan, turut mengapresiasi penyelenggaraan Rajawali Junior League sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini.

Menurut Arthur, setiap pesepak bola hebat selalu memulai perjalanan dari kompetisi usia muda. Karena itu, proses belajar menjadi bagian yang tidak kalah penting dibanding hasil akhir pertandingan.

"Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar menghargai proses, disiplin, bekerja keras, dan bermain dengan sportivitas," kata Arthur.

"Melalui Rajawali Junior League, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk belajar nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri," ujar penyelenggara, Ho Kuen Wei.

Rajawali Junior League juga mendapat dukungan dari sejumlah klub sepak bola profesional Indonesia sebagai official partner. Diharapkan Rajawali Junior League dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten memperkuat ekosistem sepak bola usia dini di Indonesia. Tidak hanya melahirkan talenta berbakat, tetapi juga membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap membawa sepak bola Indonesia melangkah lebih jauh.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya