Liputan6.com, Jakarta - Klub raksasa Serie A, Juventus, dikabarkan kembali menaruh minat pada penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, untuk posisi kiper kedua pada musim 2026/2027. Potensi reuni ini menjadi sorotan, terutama mengingat status Audero sebagai produk asli akademi Juventus.
Rumor ketertarikan ini menyebar luas di berbagai media di Italia dan Indonesia, menyusul kebutuhan Juventus akan pelapis yang andal setelah kedatangan Guglielmo Vicario yang dipinjam dari Tottenham Hotspur.
Advertisement
Emil Audero, yang lahir di Mataram, Indonesia, pada 18 Januari 1997, telah memiliki jam terbang yang mumpuni di kancah sepak bola Italia dan baru saja dinaturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Faktor 'Homegrown' dan Dinamika Kiper Juventus
Salah satu alasan utama Juventus kembali melirik Audero adalah statusnya sebagai pemain "homegrown" atau produk asli akademi. Status ini sangat vital bagi klub dalam memenuhi regulasi kuota pemain lokal, baik di kompetisi Serie A maupun ajang Eropa.
Ketertarikan Juventus juga muncul di tengah spekulasi mengenai masa depan dua kiper mereka saat ini. Michele Di Gregorio dilaporkan sedang dalam negosiasi untuk bergabung dengan klub Liga Prancis, Marseille.
Sementara itu, Mattia Perin disebut-sebut akan melanjutkan kariernya bersama Palermo. Jika kedua kiper ini benar-benar hengkang, Juventus akan sangat membutuhkan sosok penjaga gawang berpengalaman untuk mengisi kekosongan tersebut.
Jejak Karier Audero dan Situasi Sulit di Como
Audero memiliki pengalaman luas di Liga Italia, setelah membela sejumlah klub seperti Sampdoria, Inter Milan, Como, Cremonese, dan Venezia. Ia bergabung dengan sistem pemain muda Juventus sejak usia 11 tahun pada 2008 dan pernah menjadi bagian dari tim senior Juventus dari 2016 hingga 2019, meskipun hanya mencatatkan satu penampilan liga.
Setelah dipinjamkan ke Venezia (2017–2018) dan Sampdoria (2018–2019), Sampdoria mengakuisisi Audero secara permanen dari Juventus pada Februari 2019 dengan nilai €20 juta. Ia kemudian bermain untuk Sampdoria hingga 2024, sempat dipinjamkan ke Inter Milan pada musim 2023–2024, dan ke Como pada 2024. Pada musim 2025, ia juga sempat dipinjamkan ke Palermo dan Cremonese.
Saat ini, Audero menghadapi situasi yang kurang menguntungkan di Como 1907. Di bawah arahan pelatih Cesc Fàbregas, ia kemungkinan besar akan menjadi pilihan ketiga, di belakang Jean Butez dan Noel Törnqvist. Kondisi ini membuat Audero terbuka untuk mencari klub baru.
Prestasi dan Minat Klub Lain
Di level internasional, Emil Audero resmi dinaturalisasi dan menjadi bagian dari Timnas Indonesia pada 5 Juni 2025, telah mengantongi 6 caps bersama skuad Garuda.
Sepanjang kariernya, Audero telah mengukir beberapa prestasi, termasuk meraih gelar Serie A dan Piala Italia bersama Juventus pada musim 2016–17. Ia juga turut merasakan gelar Serie A dan Piala Super Italia saat membela Inter Milan pada musim 2023–24.
Selain Juventus, AC Monza juga dilaporkan menjadi peminat kuat untuk memboyong Emil Audero dari Como 1907. Juventus sendiri dikabarkan telah mengintensifkan kontak untuk memuluskan kepulangan Audero ke Turin.