Gokil! Febry Arnold Sudah 86 Kali Ikut Lomba Lari 42 KM, Teranyar di Maybank Marathon 2026

Febry Arnold sudah 86 kali mengikuti lomba lari maraton atau 42 KM. Ia baru saja menaklukkan Maybank Marathon 2026 di Bali.

oleh ThomasDiterbitkan 24 Agustus 2026, 10:30 WIB
Febry Arnold Sudah 86 Kali Ikut Lomba Lari 42 KM, Teranyar di Maybank Marathon 2026 (Liputan6.com/Thomas)

Liputan6.com, Jakarta - Bagi diaspora Indonesia Febry Arnold, maraton bukan sekadar olahraga untuk mengejar catatan waktu dan garis finis. Lari sejauh 42,195 kilometer telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama hampir dua dekade.

Tinggal di San Francisco, Amerika Serikat, Febry rutin mengikuti berbagai ajang maraton di sejumlah negara. Yang teranyar ia menikuti Maybank Marathon 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (23/8/2026). Maybank Marathon menjadi salah satu lomba lari yang meninggalkan kesan mendalam baginya.

Maybank Marathon 2026 sekaligus menjadi keikutsertaan keduanya bagi Febry di ajang tersebut. Dengan menyelesaikan lomba di Bali, koleksi maratonnya kini mencapai 86 kali.

Bagi perempuan asal Jakarta itu, setiap maraton selalu menghadirkan cerita berbeda. Selain menantang kemampuan fisik dan mental, lomba lari jarak jauh memberinya kesempatan bertemu banyak orang serta mengenal karakter dan budaya masyarakat di berbagai kota dan negara.

"Saya bisa rajin ikut karena punya teman-teman yang penggila maraton. Seluruh teman saya kebanyakan pelari, jadi kalau diajak, saya oke saja untuk ikut," kata Febry.

Berawal dari San Francisco

Perjalanan Febry sebagai pelari maraton dimulai pada 2007. Saat itu, perempuan yang kini berusia 51 tahun tersebut baru menetap di San Francisco dan mencoba mengikuti maraton pertamanya ketika berusia 31 tahun. San Francisco Marathon menjadi yang pertama diikutinya.

Pengalaman tersebut menjadi titik awal perjalanan panjangnya. Dari satu lomba ke lomba berikutnya, Febry semakin menikmati tantangan menempuh jarak 42,195 kilometer yang membutuhkan daya tahan, konsistensi latihan, sekaligus ketangguhan mental.

Hampir dua dekade kemudian, jumlah maraton yang telah diikutinya mencapai 86 kali. Tak hanya rajin berpartisipasi, Febry juga pernah mencatatkan personal best (PB) 3 jam 37 menit.

Catatan terbaik itu ditorehkannya ketika mengikuti maraton di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 2025.

Namun, catatan waktu bukan satu-satunya hal yang membuat Febry terus berlari. Menurut dia, setiap lomba mempunyai karakter dan pengalaman tersendiri, mulai dari tantangan lintasan, atmosfer perlombaan, hingga dukungan masyarakat.

Terpukau Dukungan Warga di Bali

Febry Arnold Sudah 86 Kali Ikut Lomba Lari 42 KM, Teranyar di Maybank Marathon 2026 (Liputan6.com/Thomas)

Maybank Marathon menjadi salah satu ajang yang meninggalkan kesan khusus bagi Febry. Dia bahkan sudah dua kali datang ke Bali secara khusus untuk mengikuti perlombaan tersebut.

Pada Maybank Marathon 2026, dukungan masyarakat di sepanjang lintasan kembali menjadi salah satu hal yang paling dikenangnya.

Semangat penonton sejak dini hari membuat perjalanan panjang para pelari terasa lebih hidup. Anak-anak hingga warga di sekitar rute turut memberikan dukungan yang menjadi energi tambahan bagi peserta.

Menurut Febry, atmosfer tersebut menjadi salah satu pembeda Maybank Marathon dibandingkan sejumlah maraton lain yang pernah diikutinya.

Dukungan masyarakat tidak hanya terasa di titik tertentu, tetapi menjadi bagian dari suasana lomba sepanjang perjalanan. Dia juga mengapresiasi pelayanan perlombaan, termasuk ketersediaan water station dan dukungan medis bagi para pelari.

Pengalaman tersebut membuat Maybank Marathon memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan panjangnya sebagai pelari maraton.

Tiga Kali Lolos Kualifikasi Boston Marathon

Dari 86 maraton yang telah diikutinya, salah satu pengalaman paling berkesan bagi Febry adalah mengikuti kualifikasi Boston Marathon.

Bagi Febry, lomba tersebut spesial bukan hanya karena nama besar Boston Marathon, tetapi juga karena proses panjang untuk bisa memenuhi batas waktu kualifikasi.

Febry bahkan telah tiga kali mengikuti kualifikasi Boston Marathon dan dinyatakan memenuhi syarat atau qualified.

Pengalaman tampil di Boston untuk pertama kalinya menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan larinya. Ajang tersebut merupakan kesempatan baginya mengikuti salah satu maraton paling bergengsi di dunia.

Sementara itu, pengalaman berbeda dirasakan Febry ketika mengikuti Athens Marathon di Yunani. Dia menempuh rute dari Marathona menuju Athens.

Menurut Febry, dukungan penonton di sepanjang lintasan tidak sekuat yang dirasakannya saat berlari di Bali. Namun, perbedaan tersebut justru memperkaya pengalamannya.

Baginya, setiap kota memiliki budaya berlari masing-masing. Karena itu, sebuah maraton tidak hanya berbicara mengenai lintasan dan waktu tempuh, tetapi juga interaksi antara pelari dengan masyarakat di sekitarnya.

 

Target 87 Maraton di Jepang

Perjalanan Febry belum berhenti setelah menyelesaikan Maybank Marathon 2026. Ia telah menyiapkan tantangan berikutnya di Jepang. Febry dijadwalkan mengikuti Hokkaido Marathon pada Minggu (30/8).

Jika berhasil menyelesaikan lomba tersebut, koleksi maratonnya akan bertambah menjadi 87 kali. Menariknya, Febry tidak memasang target angka tertentu untuk menentukan sampai kapan dirinya akan terus mengikuti maraton.

"Selama tubuh dan kesempatan masih mendukung, semoga bisa terus," ujar Febry.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya