Liputan6.com, Jakarta - Juventus dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Tottenham Hotspur, Pape Matar Sarr, menandai langkah signifikan dalam upaya klub Italia tersebut untuk memperkuat lini tengah mereka. Sarr sendiri dilaporkan sangat berhasrat untuk pindah ke Turin.
Kesepakatan ini muncul setelah Juventus gagal mendapatkan Franck Kessie, menjadikan Sarr sebagai alternatif utama. Menurut laporan dari Fabrizio Romano dan Nicolo Schira, Sarr telah menyetujui persyaratan personal untuk kontrak berdurasi hingga 2031, yang mencakup skema 1+4 tahun.
Advertisement
Ketertarikan Juventus ini bertepatan dengan keinginan Sarr untuk meninggalkan Tottenham, di mana ia menghadapi persaingan ketat di lini tengah. Sejak pramusim, Sarr belum pernah tampil untuk klub asal London Utara tersebut.
Negosiasi Struktur Transfer
Meskipun kesepakatan personal telah tercapai, struktur transfer antara Juventus dan Tottenham masih dalam tahap negosiasi. Juventus mengusulkan kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian.
Di sisi lain, Tottenham lebih menginginkan klausul kewajiban pembelian bersyarat atau klausul pembelian wajib. Klub London tersebut dilaporkan mematok harga sekitar €25 juta hingga €30 juta untuk Sarr.
Persaingan Ketat di Lini Tengah Spurs
Keinginan Pape Matar Sarr untuk mencari klub baru didasari oleh situasi di Tottenham. Kedatangan pemain baru seperti Sandro Tonali dan Mateus Fernandes telah meningkatkan persaingan di lini tengah, yang menyebabkan posisinya di tim utama menurun.
Sarr, seorang pemain profesional asal Senegal berusia 23 tahun, bergabung dengan Tottenham dari Metz pada Agustus 2021. Ia sempat memperpanjang kontraknya dengan Tottenham hingga 2030 pada 2 Januari 2024.
Minat dari Klub Lain
Selain Juventus, beberapa klub Eropa lainnya juga menunjukkan minat terhadap Sarr. Klub-klub tersebut termasuk Galatasaray, AS Monaco, Aston Villa, dan Nottingham Forest.
Bahkan, Galatasaray dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Sarr sebelumnya.