Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mengambil langkah tegas menjelang ajang Asian Games 2026.
Induk organisasi bola voli nasional ini resmi memangkas jumlah anggota skuad Timnas Voli Putra Indonesia dari 18 pemain menjadi 12 pemain.
Advertisement
Keputusan ini diambil untuk mematangkan strategi dan memperkuat kekompakan tim sebelum berlaga di pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.
Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, mengonfirmasi langsung adanya pengurangan jumlah amunisi dalam timnas putra tersebut.
Menurutnya, perampingan skuad merupakan bagian dari tahapan evaluasi performa yang telah dijadwalkan oleh tim pelatih.
Kebutuhan Pelatih
"Pemain yang tidak lagi masuk dalam komposisi terbaru adalah Jasen Natanael, Tedi Oka, Luvi Febrian, Putra Bagus, Agil Anggara, dan Raihan Rizky," ujar Loudry Maspaitella saat memberikan keterangan resminya di Jakarta, Rabu (3/9/2026).
Pencoretan keenam pemain ini murni didasarkan pada kebutuhan taktis serta skema permainan yang dirancang pelatih.
Meskipun harus kehilangan enam pilarnya, Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan tetap bertabur bintang-bintang berpengalaman.
Tantangan Berat Timnas Voli Indonesia
Tantangan berat sudah menanti skuad asuhan pelatih di putaran utama Asian Games 2026 nanti.
Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan berada dalam grup yang tidak mudah dan harus bersaing ketat dengan tim-tim raksasa Asia, termasuk sang juara bertahan Iran.
Manajemen PBVSI berharap terbentuknya skuad final berisi 12 pemain ini, tingkat kedisiplinan dan konsistensi permainan tim dapat terjaga hingga hari pertandingan tiba.
Seluruh pemain diharapkan untuk tetap fokus demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Sumber: ANTARA News