Liputan6.com, Jakarta - Format pertandingan beregu bulutangkis di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya bakal terasa akrab bagi penggemar, karena polanya sejalan dengan kejuaraan beregu Thomas dan Uber Cup. Penentuan pemenang duel antarnegara akan ditetapkan lewat rangkaian partai yang saling menguji kedalaman tim.
Cabang ini dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, mulai 20 hingga 29 September 2026. Venue tersebut akan menjadi pusat persaingan negara-negara Asia memperebutkan medali dari cabang tepok bulu.
Advertisement
Nomor beregu putra dan putri menjadi sorotan, karena kedua sektor ini kerap menghadirkan tensi tinggi serta laga ketat dari awal hingga akhir.
Format Beregu Best of Five
Setiap pertemuan antarnegara akan mempertandingkan maksimal lima partai yang terdiri atas kombinasi tiga nomor tunggal dan dua nomor ganda. Komposisi ini membuat kontribusi dari semua lini menjadi krusial.
Tim yang lebih dulu mengumpulkan tiga kemenangan berhak melaju ke babak berikutnya. Fokus dan konsistensi setiap pemain yang diturunkan sangat menentukan hasil akhir.
Nomor putra dan putri dipertandingkan terpisah. Tidak ada nomor ganda campuran dalam format beregu pada ajang ini.
Urutan Partai di Aichi-Nagoya 2026
Urutan pertandingan beregu diperkirakan berlangsung sebagai berikut.
- Partai 1: Tunggal Pertama (MS 1 / WS 1)
- Partai 2: Ganda Pertama (MD 1 / WD 1)
- Partai 3: Tunggal Kedua (MS 2 / WS 2)
- Partai 4: Ganda Kedua (MD 2 / WD 2)
- Partai 5: Tunggal Ketiga (MS 3 / WS 3)
Kedalaman Skuad Jadi Kunci
Selaras dengan tradisi Thomas dan Uber Cup, peluang merebut emas tidak bisa hanya bertumpu pada satu atau dua bintang. Kedalaman skuad di sektor tunggal dan ganda menjadi prasyarat penting untuk bersaing sampai podium teratas Asian Games 2026.
Peran tim pelatih juga krusial dalam menyusun ranking order pemain. Opsi bongkar pasang pasangan ganda serta penempatan tunggal pada setiap partai akan memengaruhi dinamika pertandingan di lapangan.
Dengan format klasik yang menuntut soliditas kolektif ini, kontingen bulutangkis Indonesia perlu menyiapkan kekuatan penuh untuk mengincar titel tertinggi di Aichi-Nagoya 2026.