Liputan6.com, Jakarta - Indonesia merebut satu medali perunggu dari cabang olahraga kano di Asian Games 2026. Herlin Aprilin Lali membawa pulang medali perunggu pada kano tunggal putri 200 meter atau canoe single (C1).
Herlin mendapat perunggu setelah menempati posisi ketiga di babak final. Herlin kalah bersaing dari atlet Uzbekistan Shohsanam Sherzodova yang meraih medali emas dengan catatan waktu 46,597 detik.
Advertisement
Sedangkan medali perunggu diraih atlet dari China Shuai Changwen dengan 46,613 detik. Herlin sendiri menyelesaikan perlombaan final kano tunggal putri 200 meter dengan 47,309 detik.
"Perjuangannya di Jepang kemarin sangat ketat ya. Karena lawan-lawan saya juga cukup berat. Bersyukur akhirnya bisa meraih perunggu meski target awalnya perak," ujar Herlin kepada wartawan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (27/9/2026).
Perunggu di Asian Games 2026 menambah koleksi medali Herlin. Wanita asal Papua itu sebelumnya juga mendapatkan dua perunggu di SEA Games 2026. Bedanya saat itu Herlin meraih medali di nomor ganda putri 500 meter dan ganda putri 200 meter, keduanya bersama Sella Monim.
Bidik Olimpiade LA
Raihan perunggu di Asian Games 2026 menjadi modal berharga bagi Herlin untuk meraih target lebih besar selanjutnya. Herlin ingin bisa lolos Olimpiade 2028 yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat.
"Target saya ke depan bisa lolos ke Olimpiade 2028. Saya akan berlatih lebih giat lagi untuk mencapai target tersebut," papar Herlin usai disambut Wasekjen II NOC Indonesia Cresida Mariska di Bandara Soekarno-Hatta.
Untuk bisa lolos ke Olimpiade 2028, Herlin akan kembali melanjutkan pemusatan latihan bersama timnas kano Indonesia. Kualifikasi Olimpiade akan berlangsung April 2027 untuk cabor kano.
"Untuk lolos ke Olimpiade harus melewati kualifikasi yang akan berlangsung kalau tidak salah April tahun depan. Tapi lokasinya dimana masih belum tahu," papar Herlin.
Demi Hidupi Keluarga
Herlin termotivasi untuk meraih prestasi setinggi-tingginya di cabor kano selain untuk mengharumkan nama bangsa juga demi membantu perekonomian keluarganya. Bonus Asian Games 2026 ini akan digunakan Herlin untuk membantu menghidupi tujuh adiknya.
"Bonus ini untuk keluarga saya. Untuk kebutuhan adik-adik sekolah karena saya punya adik-adik yang banyak. Saya anak pertama dari delapan bersaudara," tegas Herlin.