Klausul Istimewa Buka Jalan Cesc Fabregas Tinggalkan Como

Bersinar bersama Como 1907 di Serie A, Cesc Fabregas tetap membuka peluang melatih klub elite Eropa di masa mendatang.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 01 Oktober 2026, 20:30 WIB
Pelatih Como, Cesc Fabregas, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan matchday 1 fase liga Liga Champions 2026/2027 melawan RB Leipzig di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Kamis (10/9/2026). (AFP/Piero Cruciatti)

Liputan6.com, Jakarta - Sejak pertama kali ditunjuk oleh Como 1907 menjadi pelatih pada November 2023, karier Cesc Fabregas langsung melesat. Musim lalu, Nico Paz dan kawan-kawan berhasil finis di peringkat ke-4 Serie A sekaligus memastikan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. 

Como sendiri tidak tinggal diam dalam mengamankan masa depan juru taktik Spanyol tersebut. Cesc Fabregas telah diberikan kontrak yang mengikatnya di Giuseppe Sinigaglia hingga Juni 2028. Sejauh ini, sang pelatih pun terlihat betah dan ingin bertahan lebih lama di klub.

Fabregas bukannya tidak mau melatih klub elite Eropa. Ia diketahui telah menyimpan sebuah rencana melalui klausul kontraknya. Ketentuan yang tertulis mempersilakan juru taktik berusia 39 tahun tersebut untuk pergi dengan nominal simbolis ke 3 klub lamanya, Barcelona, Arsenal, dan Chelsea.

Kepastian ini tentunya menjadi keuntungan besar bagi 3 tim tersebut. Meski mereka saat ini tidak dalam urgensi untuk mencari nahkoda anyar, ketersediaan Fabregas dapat menjadi alternatif yang menarik untuk dipertimbangkan pada musim-musim mendatang.

Cetak Sejarah Klub

Como 1907 dan Cesc Fabregas setelah memastikant tiket ke Liga Champions 2026/2027. (Dok. X @Como_1907)

Como sebelumnya menujuk Fabregas sebagai pelatih interim sebelum resmi dipermanenkan pada Juli 2024. Faktor utama yang mendukung pergerakan cepat klub asal Italia tersebut adalah karena sang juru taktik mampu membawa Como promosi ke Serie A di akhir musim 2023/2024.

Selain mencatatkan rekor melalui promosi dan kelolosan Como ke panggung Liga Champions, Fabregas juga berhasil memberikan visi bermain yang atraktif pada skuadnya. Pembelian pemain yang tepat juga mendukung eks La Masia tersebut untuk membawa Como terbang lebih tinggi di kancah Eropa.

Prioritaskan 3 Mantan Klub

Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, mengaku berhutang budi pada Arsene Wenger dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan ketika masih di Arsenal. (AFP/Leon Neal)

Apabila mesti memulai langkah baru dari Giuseppe Sinigaglia, prioritas utama Fabregas adalah bergabung dengan 3 klub yang pernah ia bela sebelumnya. Baik Barcelona, Arsenal, maupun Chelsea dinilai tak pernah benar-benar hilang dari benak sang pelatih meski telah berkelana jauh.

Maka dari itu, ia menyisipkan satu klausul istimewa bahwa ketiga klub tersebut dapat menebus jasanya dari Como dengan harga lebih murah dari biaya resminya. Diyakini, klausul rilis tersebut hanya bersifat simbolis dan merupakan pemulus kepindahan Fabregas di masa mendatang.

Belum Ada Minat

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Baik Cesc Fabregas maupun ketiga mantan klubnya belum memiliki minat serius untuk memulai negosiasi. Saat ini, Blaugrana, The Gunners, dan The Blues masih optimis dengan juru taktik mereka masing-masing. Fabregas pun terlihat antusias dengan proyek yang dijalankan Como musim ini. 

Kendati demikian, Barcelona diketahui terus memantau situasi eks pemainnya tersebut. Mereka bahkan telah mengirimkan pesan khusus kepada Como untuk memberikan informasi apabila Fabregas dipinang oleh klub lain. Langkah ini merupakan tindakan preventif apabila Hansi Flick memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya