Liputan6.com, Jakarta - Thailand memastikan tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pemuncak Grup B dengan koleksi enam poin. Skuad asuhan Anthony Hudson melewati fase grup dengan dua kemenangan dan satu kekalahan.
Perjalanan mereka dibuka dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan, lalu dilanjutkan hasil 2-0 kontra Vietnam yang menggaransi tiket final meski masih menyisakan satu pertandingan.
Advertisement
Pada partai terakhir, Thailand tumbang 1-2 dari Filipina, namun posisi di puncak klasemen tidak berubah. FIFA mencatat Hudson melakukan sembilan perubahan pemain pada duel tersebut.
Berikut rangkaian statistik penting yang menggambarkan langkah Thailand menuju partai puncak.
Produktivitas: 7 Gol dari 3 Laga
Dalam tiga pertandingan fase grup, Thailand mengemas tujuh gol atau rata-rata 2,33 gol per laga.
Produktivitas itu meledak sejak partai pembuka kontra Pakistan yang berakhir 4-0. Teerasak Poeiphimai mencetak dua gol pada menit ke-31 dan 84, disusul sumbangan Jude Soonsup-Bell serta gol bunuh diri Haris Zeb.
Thailand menambah dua gol saat menghadapi Vietnam. Sarach Yooyen membuka keunggulan lewat tembakan dari luar kotak penalti, kemudian Chaiyaphon Otton menutup laga pada masa injury time.
Dua Laga Perdana Tanpa Kebobolan
Ketajaman lini depan diimbangi pertahanan yang rapat: gawang Thailand tidak kebobolan pada dua pertandingan awal.
Mereka menang 4-0 atas Pakistan dan 2-0 atas Vietnam, yang berarti enam gol tanpa balas dari dua laga pertama.
Bek Manuel Bihr menilai capaian tersebut merefleksikan keseimbangan antara produktivitas dan disiplin bertahan tim.
Catatan nirbobol itu kemudian terhenti pada pertandingan terakhir melawan Filipina.
Hentikan Rangkaian 27 Laga Tak Terkalahkan Vietnam
Kemenangan 2-0 atas Vietnam menjadi momen krusial. Selain memastikan tiket ke final, hasil itu memutus catatan 27 pertandingan tanpa kekalahan milik Vietnam.
Sarach Yooyen membuka skor pada menit ke-10. FIFA mencatat gol tersebut adalah gol internasional ke-9 Sarach dalam penampilan ke-97 bersama Thailand.
Chaiyaphon Otton mengunci kemenangan pada menit 90'+3.
Dengan hasil itu, Thailand mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan dan tidak lagi terkejar di puncak Grup B.
Kebobolan saat Dikalahkan Filipina
Seluruh gol yang bersarang ke gawang Thailand di fase grup terjadi pada laga terakhir kontra Filipina.
Thailand kalah 1-2, dengan Bjorn Kristensen mencetak dua gol untuk Filipina pada menit ke-3 dan 68.
Iklas Sanron sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-55 untuk Thailand.
Dari tujuh gol memasukkan dan dua kebobolan, selisih gol Thailand di fase grup tercatat +5.
Rotasi Besar: Anthony Hudson Ubah 9 Pemain
Kekalahan dari Filipina tidak lepas dari konteks bahwa Thailand sudah memastikan tiket final sebelum laga terakhir dimainkan.
Anthony Hudson melakukan sembilan perubahan susunan pemain dibandingkan tim yang diturunkan saat menghadapi Vietnam.
Dengan status juara Grup B yang sudah aman, Thailand tidak lagi berkepentingan mengejar posisi klasemen.
Meski demikian, duel tersebut memberi catatan baru: untuk pertama kalinya sepanjang fase grup Thailand kebobolan dan menelan kekalahan setelah dua kemenangan beruntun.
Di partai puncak, Thailand akan berhadapan dengan Indonesia yang keluar sebagai juara Grup A.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pertemuan ini mempertemukan dua juara grup pada edisi perdana turnamen.