Tinggalkan Manchester City, Ini 6 Opsi Realistis Erling Halaand

Planet Football memetakan enam klub tujuan Erling Haaland jika Manchester City terkena sanksi berat Premier League. Kontraknya di Etihad berlaku hingga 2034.

oleh Yus Mei SawitriDiterbitkan 04 Oktober 2026, 16:30 WIB
Pemain Manchester City, Phil Foden dan Erling Haaland setelah timnya hanya bermain imbang melawan West Ham United dalam laga Premier League 2025/2026, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (Ian Kington / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Erling Haaland ikut disorot setelah Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran finansial. Situasi ini memunculkan skenario baru terkait karier sang penyerang asal Norwegia.

Striker berusia 26 tahun itu masih memiliki kontrak jangka panjang bersama Manchester City hingga 2034. Namun, jika hukuman berat sampai membuat The Citizens dikeluarkan dari kompetisi, pilihan Haaland bisa berubah drastis.

Enam kandidat klub yang disebut berpeluang menjadi pelabuhan anyar, dari Real Madrid hingga Arsenal, dipetakan Planet Football.

1. Real Madrid: Duet Potensial dengan Mbappe

Pemain Prancis, Kylian Mbappe berbincang dengan pemain Norwegia, Erling Haaland, setelah pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Sabtu (27/6/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

Real Madrid sudah lama dikaitkan dengan Haaland, bahkan sebelum persoalan Manchester City mencuat. Ketertarikan Los Blancos konsisten karena profil Haaland sejalan dengan ambisi klub.

Daya tarik institusi raksasa Spanyol itu tetap besar bagi pemain kelas dunia. Dari sisi proyek olahraga, Madrid menawarkan panggung yang relevan untuk bersaing di level tertinggi.

Potensi kolaborasi Haaland dengan Kylian Mbappe menjadi pertanyaan sekaligus godaan. Bagaimana pembagian peran di lini depan memang perlu diurai, namun memiliki dua penyerang berkelas seperti Haaland dan Mbappe jelas opsi yang menggoda bagi Madrid.

2. Paris Saint-Germain: Opsi No 9 Murni

PSG - Ilustrasi Logo PSG (Bola.com/Adreanus Titus)

Paris Saint-Germain turut masuk radar sebagai kandidat tujuan berikutnya. Nama besar dan sumber daya membuat PSG tetap relevan dalam perburuan pemain top.

Dalam beberapa musim terakhir, PSG cenderung meninggalkan model belanja bintang besar tanpa kompromi. Kendati demikian, kesempatan merekrut Haaland sulit untuk dilewatkan.

Ousmane Dembele dan Ferran Torres menjadi opsi serangan yang bisa dipasang sebagai penyerang tengah, meski keduanya meniti karier sebagai winger. Komposisi tersebut bekerja, tetapi belum menghadirkan profil target man murni.

Kehadiran Haaland akan menawarkan sosok nomor sembilan natural dengan karakter bermain berbeda, memberi variasi serangan yang kontras dengan tipikal penyerang sayap.

3. Barcelona: Solusi Jangka Panjang

Logo dan ilustrasi Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Barcelona menjadi alternatif lain apabila Haaland memilih tetap berkarier di LaLiga. Faktor kompetitif dan tradisi klub masih menjadi magnet tersendiri.

Beberapa waktu lalu, sulit membayangkan Blaugrana mendatangkan striker selevel Haaland. Namun, kondisi finansial klub disebut mulai lebih fleksibel sehingga manuver besar bukan lagi mustahil.

Kebutuhan akan penyerang tengah jangka panjang juga terasa. Raphinha sempat tampil impresif saat dipasang di posisi tersebut, tetapi kehadiran penyerang natural seperti Haaland bakal memberi dimensi yang berbeda untuk lini serang Barcelona.

4. Chelsea: Jalan Bertahan di Premier League

Peluang tetap bermain di Premier League terbuka jika Haaland bergabung dengan Chelsea. Ini menjadi opsi bila City menerima sanksi berat.

Seandainya Manchester City sampai harus keluar dari kompetisi, Haaland tidak otomatis mesti angkat kaki dari Inggris. Opsi rotasi klub domestik tetap tersedia.

Chelsea dikenal berani berinvestasi besar dan memberi kontrak jangka panjang. Di sisi lain, The Blues belum menemukan penyerang yang konsisten dalam beberapa musim terakhir.

Joao Pedro kini menjadi salah satu opsi di lini depan. Kehadiran Haaland akan meningkatkan kualitas sekaligus menghadirkan sosok nomor sembilan murni yang diharapkan mengisi kekosongan tersebut.

5. Bayern Munchen: Kembali ke Bundesliga

Haaland sudah akrab dengan atmosfer Bundesliga setelah membela Borussia Dortmund. Kembali ke Jerman bersama Bayern Munchen masuk akal dari sisi adaptasi dan ambisi.

Bayern perlu menyiapkan transisi lini depan seiring kontrak Harry Kane yang memasuki periode akhir. Perencanaan jangka menengah menjadi krusial bagi raksasa Bavaria itu.

Kesempatan mempertahankan Kane masih terbuka, namun bila situasi berubah dan sang kapten timnas Inggris pergi, Haaland adalah kandidat ideal untuk mengisi peran tersebut.

Terlebih, jika kepindahan baru terjadi setelah proses banding Manchester City rampung, Bayern memiliki waktu untuk menata strategi dan mempersiapkan transfer secara menyeluruh.

6. Arsenal: Tambahan Daya Gedor untuk Gelar

Bila ingin bertahan di Inggris sambil tetap bersaing memperebutkan trofi terbesar, Arsenal dapat menjadi pilihan bagi Haaland. Proyek olahraga Mikel Arteta menunjukkan kemajuan signifikan.

Dalam beberapa musim terakhir, The Gunners menjelma pesaing utama Manchester City dan akhirnya menjuarai Premier League pada musim lalu.

Kendati demikian, lini depan dinilai masih bisa ditingkatkan. Viktor Gyokeres belum sepenuhnya meyakinkan pada musim pertamanya, sedangkan Kai Havertz bukan penyerang nomor sembilan murni.

Arsenal juga gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions musim lalu. Kehadiran Haaland berpotensi menambah daya gedor yang dibutuhkan untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya