Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Buah Harapan dan Perjuangan Panjang 35 Tahun

Suporter begitu berharap Timnas Indonesia bisa jadi raja Asia Tenggara. Harapan itu baru terwujud di tahun 2026 usai menjuarai FIFA ASEAN Cup.

oleh ThomasDiterbitkan 09 Oktober 2026, 06:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho mencetak gol ketiga bagi Indonesia saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Gol tersebut berawal dari umpan silang Ragnar Oratmangoen yang kemudian disambar Ridho dengan tembakan mendatar ke pojok gawang. (KLY/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 usai menang atas Thailand lewat adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026). Gelar juara ini menjadi akhir penantian pendukung setia Skuad Garuda.

Pasukan John Herdman memastikan gelar juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Thailand hingga akhir babak perpanjangan waktu. Indonesia kemudian keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2 dalam adu penalti.

Indonesia telah menantikan gelar juara kompetisi Asia Tenggara selama 35 tahun. Timnas Indonesia bahkan dapat julukan spesialis Runner-Up karena selalu gagal menjadi juara Piala AFF. Timnas Indonesia enam kali jadi runner-up di ajang tersebut.

Keberhasilan tersebut disambut sukacita oleh jutaan pendukung Timnas Indonesia. Perjuangan para pemain yang berbuah trofi juga mendapat apresiasi dari AQUA, yang merupakan Official Mineral Water Tim Nasional Indonesia melalui kemitraan strategis dengan PSSI.

General Secretary Director Danone Indonesia, Agung Laksamana, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemain, pelatih, jajaran tim, dan PSSI atas pencapaian bersejarah tersebut.

“Selamat kepada para pemain, pelatih, seluruh jajaran Timnas, dan PSSI. Kami ikut bahagia dan bangga atas perjuangan Garuda yang membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup. Apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat yang terus mendukung Timnas. Kemenangan ini menunjukkan kekuatan kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah,” ujar Agung.

Menurut Agung, gelar juara ini bukan sekadar prestasi olahraga. Keberhasilan Timnas Indonesia juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan memperjuangkan cita-cita mereka.

Dukungan Suporter Jadi Bagian dari Perjalanan Juara

Aksi La Grande Indonesia di laga pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026

Keberhasilan Timnas Indonesia tidak terlepas dari proses panjang, kerja keras, serta dukungan berbagai pihak, termasuk para suporter yang senantiasa memberikan semangat kepada skuad Garuda.

Semangat tersebut sebelumnya diwujudkan melalui aksi human mural bertuliskan “BELIEVE” yang diinisiasi AQUA bersama La Grande Indonesia pada pertandingan perdana FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Singapura di SUGBK, 25 September 2026.

Aksi tersebut melibatkan lebih dari 6.000 suporter. Sebanyak 2.625 orang di antaranya membentuk konfigurasi tulisan “BELIEVE” menggunakan jas hujan, yang kemudian mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Konfigurasi Tulisan dengan Media Jas Hujan oleh Peserta Terbanyak”.

Hanya berselang beberapa hari setelah pesan kepercayaan itu digaungkan di tribun SUGBK, Timnas Indonesia berhasil mewujudkan harapan masyarakat dengan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Momen tersebut menjadi gambaran bagaimana keyakinan, perjuangan, dan dukungan masyarakat dapat berjalan beriringan dalam perjalanan menuju prestasi tertinggi di tingkat regional.

Dari Pembinaan Usia Dini hingga Panggung Juara

Para pemain Timnas Indonesia berlari menuju tribun penonton setelah memenangkan adu penalti atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). (KLY/Budy Santoso)

Keberhasilan Timnas Indonesia juga menjadi momentum bagi AQUA untuk menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan sepak bola nasional, mulai dari pembinaan pemain usia dini hingga level profesional.

Salah satu wujud dukungan tersebut adalah penyelenggaraan Danone Nations Cup, kompetisi sepak bola usia dini yang pertama kali digelar di Indonesia pada 2003 untuk anak-anak berusia 10-12 tahun.

Hingga 2019, lebih dari 720.000 anak dari 34 provinsi dan 150 kabupaten telah berpartisipasi dalam program tersebut. Khusus pada 2019, lebih dari 70.000 peserta dari hampir 5.000 tim mengikuti rangkaian seleksi regional di berbagai daerah.

Sejumlah pemain yang kemudian memperkuat Timnas Indonesia juga pernah merasakan pengalaman berkompetisi di DNC. Mereka di antaranya Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, dan Andik Vermansyah.

Pengalaman bertanding sejak usia dini menjadi salah satu bagian dari perjalanan pengembangan bakat pesepak bola Indonesia. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang dan mencapai level tertinggi.

Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, mengatakan pihaknya bangga dapat mendampingi perjalanan sepak bola Indonesia melalui berbagai inisiatif pembinaan dan dukungan terhadap Timnas.

“Kami ikut senang menyaksikan perjuangan Timnas berbuah gelar juara dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Indonesia. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mendukung sepak bola Indonesia,” ujar Adisti.

Ia berharap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dapat mendorong semakin banyak anak Indonesia untuk aktif berolahraga, mengembangkan potensi, dan berani mengejar impian mereka.

Film Dokumenter Angkat Perjalanan Panjang Timnas

Sebagai bagian dari upaya mendekatkan masyarakat dengan perjalanan sepak bola nasional, AQUA bersama Timnas Indonesia juga akan meluncurkan film dokumenter berjudul “The Longest Wait”.

Film tersebut akan mengangkat perjalanan, pengorbanan, dan harapan panjang para pemain serta masyarakat Indonesia dalam menyaksikan kebangkitan sepak bola nasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya