5 Nama Tidak Terduga yang Pernah Masuk Nominasi Ballon d'Or

Planet Football merangkum lima nama tak terduga yang pernah masuk nominasi Ballon d'Or.

oleh Farrel Mido DestianoDiterbitkan 26 Oktober 2026, 22:30 WIB
Foto ini menunjukkan trofi setelah gelandang Manchester City asal Spanyol, Rodri, menciumnya saat memenangkan penghargaan Ballon d'Or dalam upacara penghargaan Ballon d'Or 2024 di Theatre du Chatelet, Paris, pada 28 Oktober 2024. (FRANCK FIFE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ballon d'Or kerap menjadi panggung utama para pesepak bola elite, namun riwayat nominasinya menyimpan sejumlah kejutan. Ada pemain yang tak banyak diprediksi justru sempat nongol di daftar pendek penghargaan tersebut.

Selama lebih dari satu dekade, persaingan puncak didominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Nama besar lain seperti Karim Benzema, Robert Lewandowski, dan Kevin De Bruyne juga konsisten berada di papan atas pemungutan suara.

Dilansir dari Planet Football, berikut lima sosok yang kehadirannya di nominasi Ballon d'Or sempat membuat publik tidak menyangka.

Donny van de Beek (2019)

Gelandang MU Donny van de Beek (kanan) pada laga uji coba kontra Lyon di Murrayfiel, Edinburgh, 19 Juli 2023. (ANDY BUCHANAN / AFP)

Donny Van De Beek ikut masuk daftar nominasi Ballon d'Or pada edisi 2019.

Performa impresifnya bersama Ajax Amsterdam, termasuk keberhasilan menembus semifinal Liga Champions, mengangkat namanya ke level elite.

Setelah itu, grafik kariernya menurun usai memilih pindah ke Manchester United.

Jamie Vardy (2016)

Pemain Leicester City Jamie Vardy (kiri) bersama Ayoze Perez merayakan golnya ke gawang Southampton pada laga Liga Inggris di Stadion St Mary, Southampton, Inggris, Jumat (25/10/2019). Leicester City membantai Southampton 9-0. (AP Photo/Alastair Grant)

Penyerang Inggris Jamie Vardy menembus nominasi Ballon d'Or 2016.

Ia berperan vital dalam kisah juara Leicester City di Premier League dan memecahkan rekor gol beruntun di liga.

Catatan tersebut kian unik mengingat kariernya berawal dari Stocksbridge Park Steels, menjadikannya satu-satunya mantan pemain kompetisi amatir itu yang masuk nominasi.

Mario Balotelli (2012)

Penyerang Inter Milan, Mario Balotelli merayakan gol melawan Rubin Kazan di Grup F Liga Champions di San Siro, Milan, 9 Desember 2009. AFP PHOTO/Filippo Monteforte

Mario Balotelli, penyerang Italia yang kerap menuai kontroversi, tercatat sebagai nominator Ballon d'Or 2012.

Performa Balotelli kerap dinilai tidak konsisten sepanjang kariernya.

Kendati demikian, dua golnya ke gawang Jerman pada semifinal Euro 2012 mengantar namanya ke daftar kandidat utama saat itu.

Luis Nani (2011)

Luis Nani. Di Liga Inggris, sayap kiri Portugal berusia 35 tahun yang sejak awal musim 2021/2022 membela Melbourne Victory di Liga Australia ini hanya memperkuat satu klub, yaitu Manchester United selama 7 musim mulai 2007/2008 hingga 2013/2014. Bersama MU ia meraih 4 gelar Liga Inggris pada musim 2007/2008, 2008/2009, 2010/2011 dan terakhir pada 2012/2013 saat terakhir kalinya Setan Merah dibesut Sir Alex Ferguson. Bersama Setan Merah ia total tampil dalam 147 laga di Liga Inggris dengan torehan 26 gol dan 56 assist. (AFP/Glyn Kirk)

Winger Portugal, Nani, masuk nominasi Ballon d'Or 2011 dengan raihan 0,22 persen suara.

Masuknya Nani dipicu musim terbaiknya di Manchester United.

Ia bahkan dianugerahi gelar Players' Player of the Year di klub tersebut.

Emmanuel Adebayor (2008)

Emmanuel Adebayor (AP/ Sang Tan)

Emmanuel Adebayor tercatat sebagai nominator Ballon d'Or 2008.

Sebelum sinarnya meredup di beberapa klub, termasuk Crystal Palace, ia sempat berada di puncak performa.

Striker Togo itu pernah mencetak 30 gol untuk Arsenal dalam satu musim, menjadikannya salah satu penyerang paling menakutkan pada masanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya