Liputan6.com, Jakarta - Ballon d'Or kerap menjadi panggung utama para pesepak bola elite, namun riwayat nominasinya menyimpan sejumlah kejutan. Ada pemain yang tak banyak diprediksi justru sempat nongol di daftar pendek penghargaan tersebut.
Selama lebih dari satu dekade, persaingan puncak didominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Nama besar lain seperti Karim Benzema, Robert Lewandowski, dan Kevin De Bruyne juga konsisten berada di papan atas pemungutan suara.
Advertisement
Dilansir dari Planet Football, berikut lima sosok yang kehadirannya di nominasi Ballon d'Or sempat membuat publik tidak menyangka.
Donny van de Beek (2019)
Donny Van De Beek ikut masuk daftar nominasi Ballon d'Or pada edisi 2019.
Performa impresifnya bersama Ajax Amsterdam, termasuk keberhasilan menembus semifinal Liga Champions, mengangkat namanya ke level elite.
Setelah itu, grafik kariernya menurun usai memilih pindah ke Manchester United.
Jamie Vardy (2016)
Penyerang Inggris Jamie Vardy menembus nominasi Ballon d'Or 2016.
Ia berperan vital dalam kisah juara Leicester City di Premier League dan memecahkan rekor gol beruntun di liga.
Catatan tersebut kian unik mengingat kariernya berawal dari Stocksbridge Park Steels, menjadikannya satu-satunya mantan pemain kompetisi amatir itu yang masuk nominasi.
Mario Balotelli (2012)
Mario Balotelli, penyerang Italia yang kerap menuai kontroversi, tercatat sebagai nominator Ballon d'Or 2012.
Performa Balotelli kerap dinilai tidak konsisten sepanjang kariernya.
Kendati demikian, dua golnya ke gawang Jerman pada semifinal Euro 2012 mengantar namanya ke daftar kandidat utama saat itu.
Luis Nani (2011)
Winger Portugal, Nani, masuk nominasi Ballon d'Or 2011 dengan raihan 0,22 persen suara.
Masuknya Nani dipicu musim terbaiknya di Manchester United.
Ia bahkan dianugerahi gelar Players' Player of the Year di klub tersebut.
Emmanuel Adebayor (2008)
Emmanuel Adebayor tercatat sebagai nominator Ballon d'Or 2008.
Sebelum sinarnya meredup di beberapa klub, termasuk Crystal Palace, ia sempat berada di puncak performa.
Striker Togo itu pernah mencetak 30 gol untuk Arsenal dalam satu musim, menjadikannya salah satu penyerang paling menakutkan pada masanya.