Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A, 2025/2026 terus memanas seiring berjalannya kompetisi. Setelah Inter Milan sukses mengamankan Scudetto dan tidak terkejar di puncak klasemen Liga Italia, rivalitas kini tertuju ke persaingan tiket Eropa hingga degradasi.
Inter Milan menunjukkan performa impresifnya sepanjang musim 2025/2026. Dengan 35 pertandingan yang telah dimainkan, I Nerazzurri mencatatkan 26 kemenangan, 4 hasil seri, dan hanya 5 kekalahan, mengumpulkan total 82 poin.
Advertisement
Produktivitas gol mereka juga patut diacungi jempol dengan 82 gol memasukkan dan hanya 31 gol kemasukan, menghasilkan selisih gol +51 yang fantastis.
Keunggulan 12 poin dari Napoli di posisi kedua membuat mereka secara matematis tidak bisa dikejar. I Nerazzurri pun mengamankan gelar ke-21 sepanjang sejarah.
Persaingan 4 Besar Liga Italia
Di bawah Inter, Napoli menempati posisi kedua dengan 70 poin, diikuti ketat oleh AC Milan dengan 67 poin dan Juventus dengan 65 poin. AS Roma juga menunjukkan performa solid di posisi kelima dengan 64 poin, disusul oleh tim kejutan Como di posisi keenam dengan 62 poin.
Empat nama klub pertama bakal saling sikut memperebutkan tiga tiket tersisa menuju Liga Champions musim depan. Como juga masih punya peluang, tapi perlu dibantu hasil pertandingan lain.
Persaingan di papan atas ini menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad tim-tim raksasa Italia, serta munculnya kuda hitam yang siap memberikan kejutan. Setiap pertandingan memiliki dampak besar terhadap perubahan klasemen Liga Italia, menjadikan setiap laga wajib ditonton.
Sengitnya Perebutan Tiket Eropa dan Perjuangan Zona Degradasi
Tim-tim seperti Atalanta (55 poin), Lazio (51 poin), Bologna (49 poin), dan Sassuolo (49 poin) masih memiliki peluang untuk mengamankan posisi di Liga Europa atau Liga Konferensi. Setiap kemenangan akan sangat berarti untuk mencapai target Eropa mereka di akhir musim ini.
Di sisi lain, zona degradasi juga menyajikan drama yang intens. Pisa (18 poin) dan Hellas Verona (20 poin) sudah dipastikan terdegradasi.
Sementara Cremonese (28 poin) harus berjuang keras untuk mengejar Lecce (32 poin). Tim-tim seperti Cagliari (37 poin) dan Fiorentina (37 poin) juga belum sepenuhnya aman. Mereka perlu terus mengumpulkan poin agar tidak terseret ke zona merah.