Todd Boehly dan Mark Walter Dikabarkan Jual Saham Chelsea, Clearlake Capital Siap Ambil Alih Kendali Penuh

Todd Boehly dan Mark Walter dikabarkan mempertimbangkan penjualan saham mereka di Chelsea kepada Clearlake Capital, berpotensi memberikan kendali penuh.

OlehThomas
Diterbitkan 18 Agustus 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Todd Boehly, Ketua Chelsea, bersama direktur klub Mark Walter, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menjual saham mereka di klub sepak bola tersebut kepada Clearlake Capital, pemilik mayoritas saat ini. Langkah ini berpotensi memberikan kendali penuh  kepada perusahaan ekuitas swasta itu atas operasional di Stamford Bridge.

Konsorsium yang dipimpin Boehly, termasuk Walter dan Hansjörg Wyss, saat ini secara kolektif mengendalikan 38% saham Chelsea melalui Blueco Holdings. Sementara itu, Clearlake Capital telah memegang lebih dari 60% atau sekitar 61,5% saham klub. Meskipun Clearlake adalah pemilik mayoritas, kendali operasional dan tata kelola klub saat ini masih dibagi rata dengan kelompok Boehly.

Boehly dan Walter merupakan bagian dari konsorsium yang mengakuisisi Chelsea dari Roman Abramovich pada Mei 2022. Pembelian senilai £2,5 miliar atau sekitar $3,3 miliar ini terjadi setelah Abramovich terpaksa menjual klub akibat sanksi menyusul invasi Rusia ke Ukraina. Sejak pengambilalihan tersebut, Chelsea tercatat telah menghabiskan lebih dari £2 miliar untuk transfer pemain.

Perselisihan Strategis dan Penyelidikan Regulasi Memicu Penjualan

Ketegangan strategis yang berkepanjangan antara kubu Boehly-Walter dan Clearlake Capital disebut-sebut menjadi salah satu alasan utama di balik potensi penjualan saham ini. Perselisihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari rekrutmen pemain, penunjukan manajer, hingga rencana pembangunan stadion baru. Laporan mengindikasikan bahwa kedua belah pihak telah beberapa kali mencoba untuk saling membeli saham satu sama lain dalam dua tahun terakhir.

Selain itu, Mark Walter juga menghadapi penyelidikan dari Departemen Kehakiman AS terkait pinjaman senilai $21 miliar yang diduga tidak diungkapkan kepada regulator asuransi negara. Situasi ini telah mendorong Walter untuk menjual sejumlah asetnya demi melunasi sebagian pinjaman tersebut.

Sebagai indikasi lebih lanjut, Walter baru-baru ini menjual Los Angeles Lakers seharga $12,5 miliar kepada Josh Kushner dan Bob Iger, kurang dari setahun setelah mengakuisisinya. Penjualan aset berprofil tinggi lainnya ini memperkuat spekulasi mengenai keinginannya untuk keluar dari Chelsea.

Valuasi Fantastis dan Kendali Penuh Clearlake Capital

Apabila penjualan saham ini terealisasi, Clearlake Capital diperkirakan akan memiliki lebih dari 86% saham Chelsea. Kondisi ini akan memberikan kendali efektif penuh atas klub, termasuk dalam pengambilan keputusan terkait rencana pembangunan stadion baru. Transaksi ini diharapkan mampu meredakan ketegangan yang selama ini terjadi di antara kelompok pemilik klub.

Boehly dan Walter dilaporkan menilai Chelsea dengan valuasi lebih dari £5 miliar, atau setara dengan sekitar Rp101,5 triliun, jika mereka menjual saham mereka. Dengan valuasi tersebut, masing-masing dari Todd Boehly dan Mark Walter, yang memiliki sekitar 12,8% saham, berpotensi menerima sekitar £640 juta atau setara dengan Rp15,47 triliun dari penjualan saham mereka.

Pembicaraan mengenai potensi penjualan saham ini masih berlangsung dan belum ada kesepakatan final yang diumumkan.