Prediksi Lecce vs Juventus: Perebutan Poin Krusial di Via del Mare

Laga krusial Lecce vs Juventus tersaji di Liga Italia.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 08 Mei 2026, 21:30 WIB
Pemain Juventus, Kenan Yildiz (kiri), dikepung pemain-pemain Lecce pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Lecce di Turin, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus melawat ke rumah Lecce pada pertandingan penting Liga Italia 2025/2026 di Stadio Via del Mare, Minggu (10/5/2026) pukul 01.45 WIB. Pertandingan Lecce vs Juventus diprediksi berlangsung sengit mengingat kepentingan masing-masing kedua tim.

Bagi Juventus, tiga poin menjadi sangat vital dalam upaya mereka mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Mereka harus berjuang keras untuk mempertahankan posisi di empat besar klasemen. Sementara itu, Lecce masih berjuang keras untuk menjauh dari ancaman degradasi yang membayangi mereka.

Dengan hanya menyisakan beberapa pertandingan, setiap poin yang didapat akan sangat berarti. Pertemuan ini bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup dan mati bagi Lecce dan penentu langkah Juventus menuju kompetisi Eropa.

Perjuangan Lecce Hindari Degradasi

Pemain Juventus, Bremer (kiri), berduel dengan pemain Lecce, Francesco Camarda, pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Lecce di Turin, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Lecce belum pernah memenangkan satu pun dari 11 pertemuan terakhir di liga papan atas melawan Juventus, baik di kandang maupun tandang, meskipun mereka berhasil menahan imbang 1-1 di Turin awal musim ini. Mereka bertekad untuk mengamankan tahun kelima berturut-turut di level teratas Italia.

Saat ini, Lecce terlibat dalam pertarungan sengit dengan Cremonese yang berada di posisi ke-18 untuk menghindari zona degradasi. Setelah hanya mengumpulkan dua poin dari enam pertandingan sebelumnya, Giallorossi berhasil bangkit dengan mengalahkan Pisa 2-1 di laga terakhir, yang sekaligus memastikan Pisa terdegradasi.

Kemenangan penting tersebut membuat Lecce unggul empat poin dari zona degradasi dengan tiga pertandingan tersisa, memberikan sedikit kelegaan namun perjuangan belum berakhir. Dalam lima tahun terakhir, hanya satu tim yang terdegradasi setelah mengumpulkan setidaknya 32 poin dari 35 pertandingan, yaitu Frosinone pada musim 2023-24.

Pelatih Lecce saat ini memiliki pengalaman pahit degradasi dengan Venezia musim lalu, dan kini ia berambisi untuk mengakhiri siklus kegagalan tersebut. Motivasi ini diharapkan dapat membakar semangat para pemain Lecce untuk memberikan perlawanan sengit kepada Juventus.

Kondisi Terkini Juventus

Pemain Juventus, Weston McKennie, merayakan gol yang dicetaknya pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Lecce di Turin, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Juventus berada di titik krusial dalam perburuan tiket Liga Champions, setelah keunggulan mereka di posisi keempat kembali terpangkas pekan lalu. Mereka sempat melewatkan kesempatan emas untuk menyalip AC Milan, dan kini Roma yang berada di posisi kelima hanya berjarak satu poin. Bahkan, tim kuda hitam seperti Como masih berpotensi mengancam posisi mereka.

Performa Juventus belakangan ini menunjukkan inkonsistensi, di mana mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Milan, diikuti hasil imbang yang lebih mengecewakan saat menghadapi Hellas Verona yang sudah terdegradasi. Gol penyama kedudukan dari tendangan bebas Dusan Vlahovic bahkan harus menyelamatkan mereka dari kekalahan memalukan di kandang.

Meskipun demikian, Bianconeri telah mengumpulkan 19 poin dari sembilan pertandingan terakhir Serie A, sebuah catatan yang hanya dilampaui oleh Napoli. Dalam periode tersebut, mereka juga hanya kebobolan lima gol, menunjukkan solidnya lini pertahanan. Juventus tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan di semua kompetisi dan berhasil mencatatkan tiga clean sheet berturut-turut di laga tandang.

Secara historis, Juventus memiliki rekor tandang yang kuat melawan Lecce, hanya kalah sekali dalam 12 kunjungan liga sepanjang abad ini, dengan kekalahan tunggal itu terjadi lebih dari satu dekade lalu. Ini memberikan kepercayaan diri tambahan bagi tim tamu menjelang pertandingan ini.

Berita Tim dan Prediksi Susunan Pemain

Liga Italia - Lecce Vs Juventus (Bola.com/Adreanus Titus/Geaby Fadhilatu Sholikha)

Lameck Banda menjadi pemain paling produktif Lecce dengan tujuh keterlibatan gol di Serie A musim ini. Setelah mencetak gol di pertandingan sebelumnya, pemain sayap Zambia ini diharapkan akan mendukung Walid Cheddira di lini depan, meskipun Cheddira juga bersaing dengan Nikola Stulic dan Francesco Camarda.

Medon Berisha, Kialonda Gaspar, dan Sadik Fofana dipastikan absen karena cedera untuk Lecce, sementara Riccardo Sottil masih diragukan tampil. Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi pelatih Lecce dalam meracik strategi terbaiknya menghadapi raksasa Turin.

Di kubu Juventus, Dusan Vlahovic telah kembali beraksi pekan lalu dan menjadi penyelamat tim. Hanya Juan Cabal dan Arkadiusz Milik yang dipastikan absen karena cedera. Meskipun belum sepenuhnya bugar, striker Serbia Vlahovic kemungkinan akan menjadi starter menggantikan Jonathan David yang kurang produktif.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, terkadang juga menerapkan formasi false nine. Dua kandidat untuk peran ini adalah Jeremie Boga, yang telah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan tandang terakhirnya, dan Kenan Yildiz, pencetak gol terbanyak dengan 10 gol, meskipun ia masih berjuang dengan masalah lutut yang persisten.

Perkiraan Pemain:

  • Lecce: Falcone; Veiga, Siebert, Gabriel, Gallo; Ramadani, Coulibaly, Ngom; Pierotti, Cheddira, Banda
  • Juventus: Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Thuram, Locatelli; Conceicao, McKennie, Yildiz; Vlahovic

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya