Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Tegas Jelang El Clasico Lawan Barcelona

Alvaro Arbeloa memberi pesan tegas kepada skuad Real Madrid usai insiden panas di ruang ganti jelang El Clasico kontra Barcelona.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 09 Mei 2026, 13:37 WIB
Pelatih kepala Real Madrid Alvaro Arbeloa mengamati jalannya pertandingan pada laga babak 16 besar Copa del Rey antara Albacete dan Real Madrid, di Albacete, Spanyol, Kamis, 15 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid tengah menghadapi situasi pelik menjelang laga krusial El Clasico melawan Barcelona. Suasana ruang ganti Los Blancos dikabarkan memanas setelah insiden perkelahian antar pemain pecah di pusat latihan Valdebebas.

Ketegangan itu melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni pada sesi latihan Kamis lalu. Insiden tersebut bahkan disebut berujung kontak fisik hingga membuat Valverde mengalami cedera kepala.

Masalah internal ini muncul di momen yang sangat sensitif bagi Real Madrid. Pasalnya, El Clasico kontra Barcelona menjadi pertandingan penting yang dapat memengaruhi arah musim mereka.

Di tengah situasi tersebut, pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bergerak cepat untuk menjaga fokus tim. Mantan bek timnas Spanyol itu meminta seluruh pemain melupakan konflik internal dan berkonsentrasi penuh menghadapi Barcelona.

Perkelahian Valverde dan Tchouameni Guncang Valdebebas

Gelandang Real Madrid asal Uruguay, Federico Valverde melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama di laga pekan ke-32 Liga Spanyol 2024/2025 melawan Athletic Club Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 20 April 2025 atau Senin (21/4/2025) dini hari WIB. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Menurut laporan yang beredar, keributan bermula dari adu mulut antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni di lapangan latihan. Ketegangan kemudian berlanjut hingga ke ruang ganti dan berubah menjadi perkelahian fisik.

Akibat insiden tersebut, Valverde harus mendapatkan perawatan medis dan diperkirakan absen selama dua minggu karena cedera kepala. Situasi ini tentu menjadi pukulan besar bagi Real Madrid menjelang El Clasico.

Manajemen klub disebut langsung melakukan investigasi internal terkait kejadian tersebut. Real Madrid juga menjatuhkan denda sebesar 500 ribu euro kepada masing-masing pemain sebagai bentuk tindakan disipliner.

Kekacauan di ruang ganti membuat suasana latihan Real Madrid dalam beberapa hari terakhir menjadi sangat tegang. Namun, staf pelatih tetap berusaha menjaga kondisi tim agar tidak semakin terganggu menjelang duel melawan Barcelona.

Arbeloa Minta Fokus Penuh ke El Clasico

Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Laporan El Chiringuito TV menyebut Alvaro Arbeloa memberikan pesan singkat tetapi tegas kepada para pemain sebelum sesi latihan dimulai. Ia ingin seluruh skuad mengalihkan perhatian hanya kepada pertandingan melawan Barcelona.

“Kita punya El Clasico dan itu satu-satunya hal yang harus kita khawatirkan,” demikian pesan tegas sang manajer kepada para pemain.

Arbeloa memahami bahwa tensi tinggi di internal tim bisa memengaruhi performa di lapangan. Karena itu, ia berusaha meredam situasi agar para pemain tetap fokus menghadapi salah satu laga terbesar musim ini.

Meski suasana di Valdebebas masih terasa rumit, staf pelatih disebut cukup puas dengan respons para pemain selama latihan berlangsung. Intensitas dan komitmen skuad dinilai tetap terjaga di tengah tekanan yang ada.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya