10 Pembelian Termahal Mourinho Sepanjang Kariernya

Jose Mourinho dikenal kerap membawa pemain baru ke tim yang ia latih. Tidak sedikit dari rekrutan tersebut didatangkan dengan nilai transfer yang sangat tinggi.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 Mei 2026, 20:17 WIB
Jose Mourinho ejek pencapaian Man City di Liga Champions. (c) AFP

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Eropa. Ia menangani berbagai tim besar dengan sumber daya pemain kelas dunia.

Kariernya membentang dari Chelsea, Inter Milan, hingga Real Madrid dan Manchester United. Di setiap tim, Mourinho hampir selalu bekerja dengan skuad bertabur bintang.

Keberhasilannya meraih banyak trofi membuatnya dijuluki The Special One. Julukan itu mencerminkan kepercayaan diri dan rekam jejaknya yang impresif.

Dalam membangun tim, Mourinho kerap mendapatkan dukungan finansial besar dari manajemen. Hal itu membuatnya mampu mendatangkan pemain dengan harga tinggi.

Menariknya, tidak semua transfer mahal tersebut berujung sukses. Berikut ini adalah 10 rekrutan termahal Mourinho sepanjang kariernya.

10. Diego Costa (€38 juta)

Diego Costa didatangkan Chelsea dari Atletico Madrid pada awal musim 2014/2015. Pada musim pertamanya ia langsung mencetak 20 gol di Premier League dari 26 laga dan kembali diulanginya dengan torehan gol yang sama pada musim ketiganya. Selama tiga musim membela The Blues hingga tengah musim 2017/2018, ia sukses mengoleksi 52 gol di Premier League dari total 89 laga. (AFP/Ian Kington)

Diego Costa menjadi salah satu rekrutan penting José Mourinho saat kembali menangani Chelsea. Pada musim panas 2014, Mourinho bergerak cepat memboyong sang striker dari Atlético Madrid.

Kepindahan tersebut langsung memberikan dampak signifikan bagi lini serang Chelsea. Diego Costa tampil tajam dan cepat beradaptasi dengan gaya permainan di Premier League.

Pada musim debutnya di Stamford Bridge, ia mencetak 21 gol di semua kompetisi. Kontribusinya membantu Chelsea meraih gelar Premier League dan Piala Liga Inggris di bawah arahan Mourinho.

9. Michael Essien (€38 juta)

Michael Essien. Gelandang Ghana yang sempat membela Persib pada 2017 dan pensiun pada 2020 ini meraih kesuksesan bersama Chelsea yang dibelanya selama 8 musim mulai 2005/2006 hingga 2013/2014. Di antaranya 2 gelar Premier League, 4 Piala FA dan 1 trofi Liga Champions. (AFP/Glyn Kirk)

Michael Essien selalu diingat lewat momen ikonik golnya ke gawang Arsenal pada Desember 2006 yang disambut teriakan khas komentator Martin Tyler. Aksi tersebut menjadi salah satu kenangan paling melekat dalam kariernya di Chelsea.

Didatangkan dari Lyon pada bursa transfer musim panas 2005, Essien langsung menjadi bagian penting tim. Ia berkembang menjadi pemain andalan di bawah asuhan Jose Mourinho pada periode pertamanya di London.

Essien mencatatkan 31 penampilan di Liga Inggris pada musim 2005-06. Kontribusinya membantu Chelsea meraih gelar liga kedua secara beruntun pada era tersebut.

8. Didier Drogba (€38,5 juta)

Masa depan Didier Drogba masih kabur di Chelsea (c) AFP

Didier Drogba menjadi salah satu rekrutan paling berpengaruh dalam karier Jose Mourinho. Striker asal Pantai Gading itu kemudian berkembang menjadi legenda di Chelsea.

Mourinho sangat bertekad mendatangkan Drogba dari Marseille pada tahun 2004. Ia bahkan mendorong pemilik The Blues saat itu, Roman Abramovich, untuk segera menyelesaikan transfer tersebut.

Keputusan itu terbukti tepat karena Drogba memainkan peran besar dalam kesuksesan Chelsea. Ia membantu tim meraih tujuh trofi di bawah Mourinho, termasuk mencetak gol penentu di final Piala Liga dan FA Cup musim 2006-07.

7. Tammy Abraham (€41 juta)

Selebrasi striker AS Roma, Tammy Abraham setelah mencetak gol ke gawang Empoli pada laga Liga Italia 2022/2023 di Carlo Castellani Stadium, Empoli (12/9/2022). Dipromosikan Chelsea dari tim akademi pada 2017/2018, Tammy Abraham langsung dipinjamkan selama dua musim ke Swansea City dan Aston Villa. Sempat bermain reguler usai masa peminjaman pada 2019/2020 dan 2020/2021, ia hijrah ke AS Roma pada 2021/2022 dan menjadi andalan hingga kini dengan mengoleksi gelar Europa Conference League 2021/2022. (AFP/Alberto Pizzoli)

Tammy Abraham menjadi salah satu rekrutan penting Jose Mourinho saat menangani AS Roma pada 2021. Ia didatangkan dari Chelsea setelah kesulitan mendapatkan tempat utama.

Keputusan pindah ke Italia memberikan dampak besar bagi perkembangan karier Abraham. Ia tampil konsisten sebagai ujung tombak dan menjadi andalan di lini depan Roma sepanjang musim debutnya.

Striker timnas Inggris itu mencetak 27 gol di semua kompetisi pada musim pertamanya. Kontribusinya membantu Roma menjuarai UEFA Conference League, sekaligus menegaskan keberhasilan Mourinho di kompetisi Eropa.

6. Henrikh Mkhitaryan (€42 juta)

Henrikh Mkhitaryan - Manchester United merekrut Mkhitaryan dari Borrusia Dortmund pada tahun 2016. Mkhitaryan turut mengantarkan Manchester United menjuarai Liga Europa 2017, dengan mencetak 6 gol dalam 11 penampilannya di kompetisi tersebut. (AFP/Oli Scarff)

Henrikh Mkhitaryan didatangkan Jose Mourinho saat memulai era baru bersama Manchester United pada 2016. Ia direkrut dari Borussia Dortmund sebagai bagian dari proyek kebangkitan tim.

Mourinho mengambil alih kursi pelatih dari Louis van Gaal dengan target mengembalikan kejayaan United. Mkhitaryan menjadi salah satu pemain kunci yang diharapkan mampu memberi kreativitas di lini serang.

Meski gagal meraih gelar Liga Inggris, United tetap mencatatkan kesuksesan di kompetisi lain. Mereka berhasil menjuarai Liga Europa dan Piala Liga Inggris pada musim 2016-17 bersama Mourinho dan Mkhitaryan.

5. Andriy Shevchenko (€43,9 juta)

Andriy Shevchenko (AC Milan) - Terkenal sebagai predator di kotak penalti lawan saat berseragam AC Milan membuat Chelsea meminangnya pada 2006. Namun sayang striker asal Ukraina ini gagal beradaptasi dengan sepak bola Inggris. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Andriy Shevchenko datang ke Chelsea dengan reputasi besar setelah sukses bersama AC Milan. Ia sebelumnya mencetak 173 gol dari 296 penampilan dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dunia pada 2006.

Namun, performanya di Inggris tidak sesuai ekspektasi yang tinggi. Shevchenko hanya mampu mencetak empat gol di Liga Inggris dari 30 penampilan pada musim 2006-07.

Transfer ini terjadi pada periode pertama Jose Mourinho di Chelsea. Laporan saat itu menyebut bahwa keputusan mendatangkan Shevchenko lebih didorong oleh Roman Abramovich dibanding keinginan pelatih.

4. Nemanja Matic (€44,7 juta)

Nemanja Matic diboyong oleh AS Roma secara gratis usai kontraknya di Manchester United habis. Pemain asal Serbia tersebut dikontrak oleh Giallorossi hingga 2023. Lagi-lagi, sosok Jose Mourinho menjadi salah satu aktor penting dalam kepindahan Maric. Pasalnya, The Experienced One merupakan mantan pelatihnya ketika membela Chelsea dan Manchester United. (AFP/Paul Ellis)

Nemanja Matic kembali bekerja sama dengan Jose Mourinho saat bergabung dengan Manchester United pada 2017. Ia direkrut untuk memperkuat lini tengah menjelang musim 2017-18.

Mourinho sebelumnya sudah mengenal kualitas Matic sejak mendatangkannya ke Chelsea pada Januari 2014. Kedatangan gelandang Serbia itu diharapkan bisa membantu United melanjutkan momentum setelah meraih Liga Europa dan Piala Liga Inggris musim sebelumnya.

Kerja sama keduanya tidak berhenti di Inggris. Mourinho bahkan kembali merekrut Matic saat menangani AS Roma, meski transfer tersebut terjadi tanpa biaya.

3. Fred (€59 juta)

Di akhir babak kedua, tepatnya pada menit ke-88 Manchester United mempunyai peluang emas untuk mencetak gol kemenangan. Edouard Mendy salah membuang bola dan jatuh ke kaki Fred. Fred langsung menchip bola, padahal Cristiano Ronaldo mempunyai ruang yang lebih terbuka. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Fred akhirnya bergabung dengan Manchester United pada 2018 meski sempat dikaitkan dengan Manchester City. Ia memilih Old Trafford setelah tampil impresif bersama Shakhtar Donetsk.

Penampilan solidnya di bawah asuhan Paulo Fonseca membuat José Mourinho memutuskan merekrutnya. Di United, Fred kemudian membentuk kemitraan lini tengah bersama Scott McTominay.

Namun, kerja sama antara Fred dan Mourinho tidak berlangsung lama. Mourinho dipecat pada Desember 2018 setelah awal musim yang membuat United tertahan di posisi keenam klasemen Premier League.

2. Romelu Lukaku (€84,7 juta)

Pemain Manchester United, Romelu Lukaku memberi tepuk tangan pada penonton saat melawan Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (10/3). MU kokoh di posisi kedua klasemen. (AP Photo/Rui Vieira)

Romelu Lukaku didatangkan Manchester United pada Juli 2017 sebagai bagian dari proyek Jose Mourinho. Transfer ini terjadi bersamaan dengan kedatangan Nemanja Matic dan Victor Lindelof.

United berhasil mengalahkan persaingan dari Chelsea yang saat itu dilatih Antonio Conte. Lukaku sebelumnya tampil tajam bersama Everton dan dikenal sebagai salah satu striker terbaik di Premier League.

Pada musim 2017-18, Lukaku mencetak 27 gol di semua kompetisi. Namun, United gagal meraih trofi setelah kalah di final Piala FA dan hanya finis sebagai runner-up liga.

1. Paul Pogba (€105 juta)

Pemain top pertama yang pernah menjadi kliennya adalah Paul Pogba. Ia pernah meyakinkan Pogba untuk hengkang dari Manchester United dari Juventus pada 2012 silam. Gara-gara transfer tersebut, Sir Alex Ferguson murka dan melarang MU untuk berurusan dengannya. Selain itu, Raiola juga menjadi sosok kepulangan sang gelandang ke Old Trafford pada tahun 2016 dengan harus merogoh kocek sebesar 100 juta Euro. (AFP/Oli Scarff)

Paul Pogba kembali ke Manchester United pada Agustus 2016 dengan biaya transfer rekor dunia saat itu. Transfer ini menjadi pembelian termahal dalam karier José Mourinho.

Sebelumnya, Pogba meninggalkan United pada 2012 karena minimnya kesempatan bermain. Ia kemudian bersinar bersama Juventus dan berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Meski tidak sepenuhnya mencapai puncak performa di Old Trafford, Pogba tetap meraih kesuksesan bersama Mourinho. Ia membantu United menjuarai Liga Europa dan Piala Liga Inggris serta mencetak sembilan gol dari 51 penampilan pada musim 2016-17.

Sumber: Football Transfers

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya