Persiapan MotoGP Indonesia 2026 Sudah 95 Persen

MotoGP Indonesia 2026 sudah siap digelar di Sirkuit Mandalika pada awal Oktober 2026.

OlehThomas
Diterbitkan 29 September 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Euforia menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai terasa di Jakarta. Memasuki H-12 pelaksanaan balapan, Giant Helmet Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 hadir di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Kehadiran Giant Helmet tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Aktivasi ini digelar bertepatan dengan kegiatan Fun Walk di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta.

Giant Helmet menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk ikut merasakan atmosfer MotoGP sekaligus menyambut gelaran balap motor dunia yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan aktivitas di Bundaran HI merupakan upaya membawa semangat MotoGP lebih dekat kepada masyarakat.

"Kami ingin semangat menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya terasa di Mandalika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat Indonesia. Giant Helmet di Bundaran HI menjadi salah satu simbol bahwa kita sedang menuju perhelatan besar," ujar Troy.

Menurut Troy, kehadiran Giant Helmet juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada dua pebalap Indonesia yang akan tampil di panggung dunia, yakni Mario Aji dan Veda Ega Pratama.

"Dari Jakarta, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun euforia dan memberikan dukungan kepada para Indonesian heroes, Mario Aji dan Veda Ega Pratama," lanjutnya.

Kesiapan Event Capai 95 Persen

Semakin dekatnya race week juga diikuti dengan kesiapan penyelenggaraan yang terus dikebut. Hingga H-12, persiapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah mencapai 95 persen.

Penyelenggara kini memasuki tahap final check untuk memastikan seluruh aspek event berjalan sesuai target. Persiapan mencakup sirkuit dan race operation, transportasi, konektivitas, keamanan, kesehatan, akomodasi, hingga layanan bagi penonton.

Pengecekan terhadap sirkuit dan fasilitas pendukung sebelumnya juga telah dilakukan melalui track inspection bersama para pemangku kepentingan. Tahapan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju homologasi FIM Grade A yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026.

Dari sisi race operation, sebanyak 400 marshal telah disiapkan. Mereka dijadwalkan menjalani pelatihan pada 5-8 Oktober 2026.

Untuk mendukung mobilitas penonton, panitia juga menyiapkan 118 shuttle yang akan beroperasi di dalam kawasan sirkuit selama 9-11 Oktober. Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan 35 shuttle untuk mendukung transportasi di luar kawasan.

Sektor keamanan juga mendapat perhatian. Sebanyak 170 personel security dan 550 personel crowd control akan dilibatkan dan bekerja bersama stakeholder terkait.

Sementara untuk layanan kesehatan, penyelenggara menyiapkan personel dan peralatan medis, heli medis, layanan rujukan, hingga Mini ICU VIP.

Tiket KTP NTB Tahap Pertama Sold Out

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung MotoGP di Mandalika juga terus meningkat.

Tiket khusus bagi pemegang KTP NTB tahap pertama bahkan telah dinyatakan sold out. Sementara itu, penjualan tiket khusus KTP NTB tahap kedua telah dibuka.

Untuk masyarakat umum, penjualan tiket kini telah memasuki periode harga normal. Penonton yang ingin menyaksikan langsung atmosfer balapan di Pertamina Mandalika International Circuit diimbau segera mengamankan tiket sesuai kategori yang diinginkan.

"Kesiapan event sudah mencapai 95 persen dan sekarang kami memasuki fase final check. Di saat yang sama, antusiasme penonton juga terus meningkat," kata Troy.

"Tiket khusus KTP NTB tahap pertama sudah sold out dan tahap kedua telah dibuka, sementara tiket umum sudah memasuki harga normal. Kami mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan tiket dan jangan sampai melewatkan kesempatan menyaksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026," imbuhnya.

Libatkan 2.200 Volunteer dan 213 UMKM

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai mitra dan sponsor. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat euforia masyarakat menjelang race week.

Sejumlah mitra yang mendukung event antara lain Pertamina, BRI, Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, Narmada, Astra Honda Motor (AHM), Extra Joss, Airbnb, MS Glow Men, Red Bull, Hydro Coco, Coca-Cola, Kacang Dua Kelinci, dan Larutan Cap Badak.

Sementara itu, mitra maskapai penerbangan terdiri atas Pelita Air, Garuda Indonesia, dan Citilink.

Selain balapan, rangkaian kegiatan juga akan diramaikan berbagai side event. Di antaranya Watch Party pada 4 Oktober, Riders Parade di Mataram, serta Opening Ceremony pada 11 Oktober yang melibatkan unsur budaya dan talenta lokal.

Penyelenggaraan tahun ini turut melibatkan 2.200 volunteer serta 213 UMKM dari berbagai kelompok binaan dan UMKM komersial.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism Indonesia.

Dengan persiapan yang telah mencapai 95 persen, kehadiran Giant Helmet di Bundaran HI menjadi penanda bahwa atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mulai terasa di Ibu Kota sebelum berpuncak di Mandalika.

"Dari Bundaran HI menuju Mandalika, mari kita bersama-sama membangun energi positif dan memenuhi tribun Pertamina Mandalika International Circuit," ujar Troy.

"Dukungan masyarakat dari tribun akan menjadi energi tersendiri bagi para Indonesian heroes yang membawa nama Indonesia semakin mendunia. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir di Mandalika, memenuhi tribun, dan bersama-sama memberikan dukungan terbaik kepada para pebalap Indonesia," pungkasnya.