Liputan6.com, Jakarta - Manchester City kembali menunjukkan mental juara di bawah arahan Pep Guardiola pada musim 2025/2026. The Citizens sukses mengamankan trofi FA Cup setelah menaklukkan Chelsea 1-0 di Wembley Stadium.
Kemenangan tersebut memastikan City meraih gelar domestik kedua musim ini setelah sebelumnya mengangkat trofi Carabao Cup. Torehan itu sekaligus mempertegas dominasi Manchester City di kompetisi domestik Inggris.
Advertisement
Meski datang sebagai unggulan, City tidak menjalani laga final dengan mudah. Chelsea mampu memberikan perlawanan disiplin yang membuat pasukan Guardiola kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Namun, kualitas individu kembali menjadi pembeda pada momen penting. Antoine Semenyo tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat gol tunggal yang memastikan Manchester City mengangkat trofi FA Cup musim ini.
Antoine Semenyo Jadi Pembeda di Wembley
Final FA Cup berlangsung ketat sejak menit awal dengan kedua tim tampil hati-hati. Manchester City mendominasi penguasaan bola, tetapi Chelsea mampu menjaga organisasi pertahanan dengan cukup solid.
Sepanjang babak pertama, City kesulitan menemukan celah di lini belakang Chelsea. Situasi serupa terus berlangsung hingga pertandingan memasuki 20 menit terakhir.
Kebuntuan akhirnya pecah melalui kombinasi Erling Haaland dan Antoine Semenyo. Semenyo sukses memanfaatkan umpan silang rendah Haaland sebelum melepaskan penyelesaian cerdik yang mengecoh Robert Sanchez.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. City pun mengunci kemenangan 1-0 sekaligus memastikan trofi FA Cup jatuh ke tangan mereka.
Guardiola Dekat dengan Treble Domestik
Keberhasilan menjuarai FA Cup membuat Pep Guardiola kini mengoleksi 20 trofi mayor bersama Manchester City dalam satu dekade terakhir. Prestasi tersebut semakin mempertegas era dominasi City di sepak bola Inggris.
Musim ini, City berhasil mengawinkan gelar Carabao Cup dan FA Cup. Namun, ambisi mereka belum berhenti karena peluang meraih trofi Premier League masih terbuka.
Saat ini Manchester City tertinggal dua poin dari Arsenal dengan dua pertandingan tersisa. Persaingan juara dipastikan tetap hidup jika Arsenal gagal meraih hasil maksimal pada laga berikutnya.
Guardiola diyakini akan segera mengalihkan fokus tim ke Premier League. Dengan momentum positif usai meraih domestic double, Manchester City masih memiliki peluang menciptakan musim yang lebih sempurna lewat gelar liga Inggris.