Liputan6.com, Jakarta - Pantai Gading telah secara resmi mengumumkan daftar skuad untuk Piala Dunia 2026, yang mencakup sejumlah nama baru yang menarik perhatian banyak pihak. Pelatih Emerse Fae telah memilih untuk memasukkan pemain-pemain yang baru saja beralih kewarganegaraan ke dalam timnya.
Langkah ini mencerminkan perubahan signifikan dalam susunan tim nasional. Beberapa pemain muda kini mendapatkan peluang untuk berkompetisi di level tertinggi dalam dunia sepak bola.
Advertisement
Dua nama yang menarik perhatian adalah Ange-Yoan Bonny dan Elye Wahi. Keduanya sebelumnya pernah membela tim muda Prancis sebelum mereka memutuskan untuk bergabung dengan Pantai Gading.
Pantai Gading berada di Grup E, di mana mereka akan bersaing dengan Ekuador, Jerman, dan Curacao. Tim ini akan memulai perjalanan mereka di fase grup dengan menghadapi ketiga tim tersebut.
Sebelum turnamen resmi dimulai, tim akan melakoni laga uji coba melawan Prancis di Lens pada tanggal 4 Juni. Pertandingan ini bisa menjadi momen debut bagi Bonny untuk menunjukkan kemampuannya.
Bonny dan Wahi Perkuat Serangan
Setelah menyelesaikan proses pergantian kewarganegaraan pekan lalu, Ange-Yoan Bonny resmi bergabung dengan skuad. Penyerang berusia 22 tahun ini kini bersiap untuk melakukan debutnya bersama tim nasional Pantai Gading.
Selain Bonny, Elye Wahi juga turut masuk dalam skuad setelah melakukan perubahan kewarganegaraan yang serupa. Ia bahkan telah mencatat penampilan pertamanya saat menghadapi timnas Skotlandia.
Kedua pemain ini sebelumnya merupakan bagian dari tim nasional Prancis di level usia muda. Dengan bergabungnya mereka, diharapkan lini serang Pantai Gading akan semakin kuat dan kompetitif di pentas internasional.
Nicolas Pepe Hadir Kembali
Nicolas Pepe diundang kembali untuk bergabung dengan tim setelah sebelumnya tidak hadir di Piala Afrika. Sebelumnya, ia tidak termasuk dalam skuad saat timnya tereliminasi di babak perempat final. Pepe telah mencetak delapan gol di LaLiga bersama Villarreal pada musim ini. Namun, ia sempat menjadi perhatian publik karena mengeluarkan komentar yang kontroversial mengenai Maroko.
Di sisi lain, Sebastien Haller dan Wilfried Zaha tidak mendapatkan kesempatan untuk tampil. Keduanya tidak terdaftar dalam skuad untuk turnamen kali ini. Hal ini menunjukkan bahwa pelatih telah membuat keputusan yang tegas mengenai komposisi tim yang akan berlaga di Piala Afrika. Meskipun ada beberapa pemain yang diharapkan dapat berkontribusi, keputusan tersebut mencerminkan strategi yang diambil oleh tim pelatih.
Skuad Pantai Gading
Kiper: Yahia Fofana (Rizespor), Mohamed Kone (Charleroi), Alban Lafont (Panathinaikos)
Belakang: Emmanuel Agbadou (Besiktas), Clement Akpa (Auxerre), Ousmane Diomande (Sporting CP), Guela Doue (Strasbourg), Ghislain Konan (Gil Vicente), Odilon Kossounou (Atalanta), Evan Ndicka (Roma), Wilfried Singo (Galatasaray)
Tengah: Seko Fofana (Stade Rennais), Parfait Guiagon (Charleroi), Christ Inao Oulai (Trabzonspor), Franck Kessie (Al Ahli), Ibrahim Sangare (Nottingham Forest), Jean Seri (NK Maribor)
Depan: Simon Adingra (Monaco), Ange-Yoan Bonny (Inter), Amad Diallo (Manchester United), Oumar Diakite (Cercle Brugge), Yan Diomande (RB Leipzig), Evann Guessand (Aston Villa), Nicolas Pepe (Villarreal), Bazoumana Toure (Hoffenheim), Elye Wahi (Nice)
Sumber: Aga Deta (Bola.net)