Kontraknya di Persija Jakarta Segera Berakhir, Ini Harapan Mauricio Souza

Kontrak Mauricio Souza sebagai pelatih Persija Jakarta hanya berlangsung selama musim 2025/2026.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 23 Mei 2026, 15:30 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dalam jumpa pers jelang pertandingan melawa Persis Solo di Staidon Utama GBK, Minggu (26/4). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Mauricio Souza angkat bicara mengenai kontrak dan nasibnya sebagai pelatoh Persija Jakarta. Ia mengungkap keputusan terkait dirinya bertahan atau tidak akan ditentukan dalam waktu dekat.

Masa depan Mauricio Souza jadi salah satu tanda tanya besar dalam skuad Persija Jakarta. Pelatih asal Brasil itu hanya dikontrak selama satu musim sejak didatangkan pada awal 2025/2026.

Artinya, kontrak dan kebersamaan Mauricio Souza akan segera berakhir. Sebab kompetisi BRI Super League 2025/2026 sudah memasuki fase akhir, di mana Sabtu (23/5) jadi hari terakhir penyelenggaraan kompetisi musim ini.

Harap Ada Kejelasan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Ferreira De Souza saat laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Mauricio Souza sendiri mengaku belum tahu soal masa depannya. Tapi dia tak menampik sudah ada pembicaraan antara dia dan manajemen terkait statusnya sebagai pelatih Persija untuk musim 2026/2027.

"Ya, mengenai kontrak saya, kami telah berbicara, tetapi belum ada kepastian," kata Souza di Jakarta International Stadium (JIS), jelang pertandingan pamungkas lawan Semen Padang.

Pelatih asal Brasil itu sangat berharap kejelasan terkait nasibnya diputuskan dalam waktu dekat. Souza bahkan mematok awal pekan depan jadi batas waktu kepastian masa depannya di Persija Jakarta.

"Saya berharap paling lambat hari Senin (25/5) kami akan memiliki kepastian tentang apakah saya akan tetap tinggal atau tidak," kata Souza.

Targetkan Kemenangan di Laga Pamungkas

Aksi striker Persija Jakarta, Mauro Zijlstra saat bertandang ke markas Persik Kediri, dalam laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026). (Dok. I.League)

Terlepas dari nasibnya yang belum jelas, Souza bertekad untuk mengakhiri BRI Super League 2025/2026 dengan manis. Dia ingin Persija Jakarta bisa menutup musim dengan kemenangan atas Semen Padang.

Duel Persija Jakarta vs Semen Padang jadi salah satu rangkaian laga terakhir musim ini. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di JIS pada Sabtu (23/5) sore pukul 16.00 WIB.

"Kami berpikir untuk menjalani pekan yang sangat ringan. Ini merupakan tahun yang sangat melelahkan. Jadi kami memahami bahwa semua yang harus kami latih sejauh ini, telah kami latih," kata Souza soal persiapan lawan Semen Padang.

"Jadi kami telah mempertahankan semua yang telah kami lakukan. Tetapi saya tahu tim sangat termotivasi untuk memberikan kemenangan bagi para penggemar kami di pertandingan terakhir ini," sambungnya.

Beri Kesempatan Pemain Pelapis

Pemain Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, mencari ruang saat menghadapi Semen Padang dalam pertandingan BRI Super League di Stadion H. Agus Salim, Senin (22/12/2025) malam WIB. (Dok. Media Persija)

Selain mengincar kemenangan, Souza juga mengatakan rencananya terkait laga terakhir. Dia menyiratkan akan menurunkan sejumlah pemain yang selama ini jarang dapat kesempatan bermain.

Salah satu yang sudah pasti adalah Hafizh Rizkianur, kiper keempat yang baru saja membantu Persija U-20 menjuarai Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/2026.

"Ini akan menjadi tim yang sangat dimodifikasi. Bahkan untuk memberi penghargaan kepada mereka yang lebih banyak berlatih daripada bermain sepanjang musim. Hafizh akan melakukan debut profesionalnya setelah memenangkan gelar U-20," ucapnya.

"Tapi kami akan bermain sangat kuat karena tujuan kami adalah memenangkan tiga poin. Untuk membawa sedikit kegembiraan bagi keluarga dan penggemar kami," imbuh Souza.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya