Liputan6.com, Jakarta - Nasib tak menyenangkan dialami bek Persib Bandung, Frans Putros saat konvoi juara BRI Super League 2025/2026. Pemain Timnas Irak itu harus kehilangan ponselnya di tengah perayaan pawai.
Skuad Persib Bandung telah melangsungkan konvoi perayaan juara BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (24/5) pagi. Mereka diangkut lima mobil Unimog dan satu Bandros melewati jalan utama Kota Bandung dengan titik akhir konvoi di JPO Jalan Asia-Afrika.
Advertisement
Butuh waktu lima jam bagi Persib untuk tiba ke titik terakhir. Sebab kendaraan tidak bisa melaju kencang akibat banyaknya Bobotoh menyemut memenuhi jalanan.
Jalannya konvoi berlangsung lancar. Namun terdapat sebuah kabar tak sedap dari rombongan Persib saat konvoi. Yakni menghilangnya telepon seluler (ponsel) milik Frans Putros, salah satu bek andalan Pangeran Biru.
Semua Pemain Ikut Mencari
Hilangnya ponsel Putros ini langsung membuat segenap pemain Persib menunjukkan solidaritasnya. Mereka ramai-ramai mengunggah insiden itu melalui media sosial Instagram masing-masing.
Dua pilar asing Julio Cesar dan Uilliam Barros memulai gerakan tersebut. Kemudian diikuti oleh pemain lain seperti Andrew Jung, Berguinho, hingga winger tim nasional Saddil Ramdani.
Kapten Marc Klok tak lupa untuk ikut serta. Ia turut mengunggah seruan darurat tersebut agar ponsel Frans Putros ditemukan kembali dengan bantuan Bobotoh.
Video Detik-detik Ponsel Hilang Viral
Tak lama setelah unggahan tersebut, beredar sebuah detik-detik hilangnya telepon genggam Frans Putros pun viral di media sosial. Bek yang akan bermain di Piala Dunia 2026 itu menyadari ponselnya terjatuh saat berinteraksi dengan kerumunan.
Sejumlah suporter yang berada di dekat Frans Putros sempat coba meyakinkan diri untuk membantu menyisir area sekitar jalanan. Tapi tak ada hasil positif yang didapat dari insiden tersebut.
Di antara banyaknya video yang viral, terdapat sejumlah orang yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut secara berkelompok.
Klarifikasi Terduga Pelaku
Namun, salah satu terduga pelaku langsung melakukan klarifikasi di media sosial. Sosok tersebut bernama Moza, dan dia memberikan klarifikasi dengan membenarkan bahwa dirinya berada di dekat Putros seperti video yang viral. Tapi dia membantah telah mencuri telepon genggam sang bek.
“Di momen tersebut saya bisa berada di belakang Putros dikarenakan situasi yang sangat padat dan mendesak sehingga saya terdorong ke area belakang Putros dan tetap ikut berjalan di belakangnya, itu untuk menghindari crowded desak-desakan,” kata Moza dalam klarifikasinya yang diunggah akun instagram @playmakerfunclub, Senin (25/5)..
“Saya tidak melakukan perbuatan yang dituduh baik dari mengambil dan berkontakan dengan pihak lain untuk melancarkan kegiatan, serta saya tidak mengenal bapak-bapak baju hitam, orang yang menggunakan jaket penutup kepala yang berada di belakang saya sesuai yang dituduhkan dalam video. Pada video detik-detik kehilangan Putros pun saya tidak berada di lokasi tersebut,” tambah dia.
Siap Tempuh Jalur Hukum
Lebih jauh Moza berharap tuduhan yang diterimanya berhenti dan tak makin meluas. Dia juga menyatakan siap untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian, bahkan menempuh jalur hukum bila tuduhan terus mengarah kepadanya.
“Semoga tuduhan ini tidak semakin meluas, saya siap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait jika diperlukan dan juga saya siap menempuh jalur hukum jika terbukti dan sudah mulai masuk ke ranah pencemaran nama baik saya pribadi,” pungkas Moza.